Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

22 Jun 2026

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

22 Jun 2026

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

22 Jun 2026
1 2 3 … 939 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Aksi Pembakaran Al-Quran: Denmark & Swedia Ketar-ketir

Menteri Kehakiman Peter Hummelgaard menyampaikan bahwa keputusan resmi untuk meningkatkan kontrol perbatasan diharapkan akan diumumkan pada hari Kamis
Global Intan WardahIntan Wardah4 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pembakaran
Ilustrasi. Aksi Pembakaran Al-Quran: Denmark & Swedia Ketar-ketir (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Setelah terjadi aksi pembakaran Al-Quran di Denmark dan Swedia, kedua negara tersebut mengalami kekhawatiran. Saat ini, Denmark telah meningkatkan pengawasan di perbatasannya untuk meningkatkan keamanan dalam negeri dan mencegah masuknya orang-orang yang tidak diinginkan ke negara tersebut pada (04/08/2023).

Dikutip dari Reuters, pengetatan dilakukan oleh pihak berwenang karena adanya kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya serangan balas dendam. Hal ini menyusul aksi pembakaran dan kerusakan beberapa salinan kitab suci umat Islam oleh aktivis anti-Islam di Denmark dan Swedia dalam beberapa bulan terakhir.

Kontroversi Pembakaran Al-Quran Memicu Protes

Hal itu tentunya memicu kemarahan di dunia Muslim dan menuntut agar pemerintah melarang tindakan tersebut. Adapun pengetatan dan kontrol di Denmark, salah satunya dilakukan dengan cara meningkatkan patroli dan melakukan pemeriksaan kepada pelancong yang datang dari Swedia dengan kereta api atau mobil.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Denmark dan Swedia telah mengutuk pembakaran Al-Quran tersebut dan sedang mempertimbangkan undang-undang baru yang dapat menghentikan hal tersebut. Namun, kritikus dalam negeri mengatakan keputusan semacam itu akan merusak kebebasan berbicara yang dilindungi dalam konstitusi mereka.

Pengetatan Perbatasan Terkait Pembakaran Al-Quran

Menteri Kehakiman Peter Hummelgaard menyatakan bahwa awalnya kontrol perbatasan Denmark akan diperketat hingga tanggal 10 Agustus. Pengetatan tersebut disebabkan oleh dampak dari pembakaran Al-Quran yang baru-baru ini terjadi, seperti yang disampaikan oleh polisi keamanan. Hal ini telah memengaruhi situasi keamanan saat ini di negara tersebut.

Keputusan untuk memperketat kontrol perbatasan mengikuti langkah serupa yang dilakukan Swedia. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen Kamis malam mengatakan teks-teks agama tidak boleh dibakar. “Saya pikir akan salah jika seseorang berdiri di sana dan membakar Alkitab. Saya juga tidak berpikir kita harus membakar Taurat demi mereka yang beragama Yahudi,” kata Frederiksen kepada penyiar publik DR.

Perbatasan Swedia Diperketat Setelah Protes

Sebelumnya, pemerintah Swedia mengatakan akan “mengintensifkan” kontrol perbatasan karena situasi keamanan yang memburuk setelah beberapa aksi protes yang melibatkan penodaan terhadap Al-Quran.

“Orang-orang dengan ikatan yang sangat lemah dengan Swedia seharusnya tidak dapat datang ke Swedia untuk melakukan kejahatan,” kata Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson pada konferensi pers.

Menteri Kehakiman Peter Hummelgaard menyampaikan bahwa keputusan resmi untuk meningkatkan kontrol perbatasan diharapkan akan diumumkan pada hari Kamis.

Silakan Bekomentar
Denmark Frederiksen Pembakaran Alquran Peter Hummelgaard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

Berita Terkini

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

AlawiAlawi22 Jun 2026 DPRD Kota Samarinda

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

22 Jun 2026

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

22 Jun 2026

Novan Terkesan Sistem Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat di Samarinda

21 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.