Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pemkab Sidoarjo Melalui Dinkes Kawal Standar Higiene Dapur MBG, Tiga SPPG Belum Ajukan Sertifikat SLHS

5 Nov 2026

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026
1 2 3 … 1,006 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

    19 Okt 2026

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Tingkatkan Profesionalisme Koperasi Merah Putih, 45 Bendahara KDKMP Sidoarjo Ikuti Sertifikasi Kompetensi

Pemkab Sidoarjo Iqbal SuryanaIqbal Suryana4 Nov 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, saat kegiatan sertifikasi kompetensi bendahara KDKMP di Quest Hotel Surabaya (FT/ISWN).
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, saat kegiatan sertifikasi kompetensi bendahara KDKMP di Quest Hotel Surabaya (FT/ISWN).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

SIDOARJO – Profesionalisme pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menyadari pentingnya hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi, khususnya bendahara yang memiliki tanggung jawab dalam administrasi serta pengelolaan keuangan organisasi.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi bendahara KDKMP. Sebanyak 45 bendahara mengikuti kegiatan tahap pertama yang diselenggarakan di Quest Hotel Surabaya, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan pengelola koperasi agar mampu menjalankan tugas secara profesional, transparan, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Program peningkatan kompetensi tersebut tidak hanya dilaksanakan untuk satu kelompok peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini direncanakan diikuti 225 bendahara KDKMP yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap agar proses pembekalan dapat berjalan lebih terarah dan peserta memperoleh kesempatan mengikuti materi pelatihan secara optimal.

Pada tahap pertama, sebanyak 45 peserta berasal dari Kecamatan Sedati, Waru, Taman, dan Sukodono. Selanjutnya, pelaksanaan tahap kedua dan ketiga akan dibagi menjadi masing-masing dua kelas. Pembagian tersebut menjadi bagian dari pengaturan kegiatan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses pelatihan dan sertifikasi sesuai tahapan yang telah disiapkan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, menjelaskan bahwa keberadaan bendahara mempunyai posisi penting dalam menjaga kesehatan tata kelola koperasi. Sebagai bagian dari pengurus, bendahara tidak hanya bertugas melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas keuangan tersusun secara sistematis.

Menurutnya, pengelolaan keuangan koperasi harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Setiap transaksi perlu dicatat secara benar sehingga kondisi keuangan organisasi dapat diketahui dengan jelas. Dengan pencatatan yang tertib, koperasi juga akan lebih mudah menyusun laporan keuangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota.

Hudori menegaskan bahwa koperasi memang dibangun berdasarkan asas kekeluargaan. Namun, prinsip tersebut tidak berarti pengelolaan organisasi dapat dilakukan tanpa standar profesional. Justru, semangat kebersamaan harus diimbangi dengan tata kelola yang baik, keterbukaan informasi, serta kedisiplinan dalam menjalankan administrasi.

Ia menyampaikan bahwa koperasi yang sehat membutuhkan pengelola yang memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Terutama bendahara, yang berhubungan langsung dengan pencatatan keuangan dan penyusunan laporan. Apabila tugas tersebut dijalankan dengan baik, kepercayaan anggota terhadap pengelolaan koperasi diharapkan semakin meningkat.

Dalam kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini, pemahaman mengenai prinsip pengelolaan keuangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan peserta. Bendahara dituntut mampu memahami bagaimana mengelola penerimaan dan pengeluaran, menyusun laporan, serta memastikan administrasi keuangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pemahaman mengenai administrasi perpajakan juga menjadi bagian penting yang harus dikuasai. Hal tersebut diperlukan agar pengelolaan koperasi tidak hanya tertib dalam pencatatan transaksi, tetapi juga memperhatikan kewajiban administrasi sesuai peraturan yang berlaku.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, saat kegiatan sertifikasi kompetensi bendahara KDKMP di Quest Hotel Surabaya (FT/ISWN).

Kemampuan menyusun laporan keuangan juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Laporan keuangan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota koperasi. Melalui laporan yang tersusun secara baik, kondisi keuangan dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah pengembangan usaha koperasi ke depan.

Karena itu, peningkatan kompetensi bendahara diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pengelolaan KDKMP. Pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi perlu diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Hudori berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan masing-masing. Dengan bekal kompetensi yang lebih baik, bendahara diharapkan mampu menjalankan fungsi administrasi dan keuangan secara lebih cermat, tertib, serta bertanggung jawab.

Ia juga mengingatkan bahwa profesionalisme pengelolaan koperasi harus dibangun melalui kebiasaan menjalankan administrasi secara konsisten. Mulai dari pencatatan transaksi, penyimpanan dokumen, penyusunan laporan hingga keterbukaan informasi keuangan kepada pihak yang berkepentingan.

Transparansi menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Pengelolaan keuangan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan akan memberikan rasa aman kepada anggota. Mereka dapat mengetahui bagaimana dana koperasi dikelola serta bagaimana perkembangan organisasi dijalankan.

“Di sisi lain, keberadaan KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang memiliki kelengkapan administrasi. Lebih dari itu, koperasi harus mampu berkembang dan menjalankan fungsi ekonominya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan desa maupun kelurahan,”ujarnya

Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan kerja sama antara pengurus, anggota, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan koperasi. Masing-masing memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Pengurus bertanggung jawab menjalankan manajemen, sementara anggota menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan dan perkembangan koperasi.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi menjadi salah satu fondasi untuk mendukung proses tersebut.

Dengan kemampuan yang semakin baik, pengelola koperasi diharapkan dapat menjalankan tugas secara terukur dan tidak hanya mengandalkan kebiasaan dalam mengelola administrasi.
Hudori berharap kompetensi yang diperoleh para bendahara dapat diterapkan secara konsisten di masing-masing KDKMP. Dengan demikian, kualitas pengelolaan koperasi di Kabupaten Sidoarjo dapat terus meningkat, baik dari sisi administrasi, pelaporan keuangan maupun profesionalisme pengurus.

Ia juga berharap seluruh KDKMP mampu tumbuh menjadi koperasi yang sehat, transparan, profesional, dan berkelanjutan. Keberadaan koperasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para anggota yang menjadi bagian dari organisasi tersebut.

“Melalui program ini, Pemkab Sidoarjo ingin mendorong agar pengelolaan KDKMP semakin kuat dari sisi sumber daya manusia. Sebab, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan program maupun kelembagaan, tetapi juga oleh kemampuan orang-orang yang menjalankan dan mengelolanya,”pungkas Hudori.

Sementara itu, salah satu kepala desa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan apresiasi terhadap program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bendahara KDKMP yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kemampuan pengurus, khususnya dalam mengelola administrasi dan keuangan koperasi agar semakin tertib serta profesional.

“Ia berharap pembekalan yang diberikan benar-benar dapat diterapkan di masing-masing koperasi, memberikan manfaat bagi pengurus maupun masyarakat, serta berjalan sesuai harapan semua pihak,”ungkapnya.(adv/Iswn)

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemkab Sidoarjo Melalui Dinkes Kawal Standar Higiene Dapur MBG, Tiga SPPG Belum Ajukan Sertifikat SLHS

Mimik Idayana Ajak Semua Pihak Peduli Lansia, Pemkab Sidoarjo Siapkan Penguatan Kesejahteraan

Hari Pahlawan, PNS Sidoarjo Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya Dari Presiden RI

Berita Terkini

Pemkab Sidoarjo Melalui Dinkes Kawal Standar Higiene Dapur MBG, Tiga SPPG Belum Ajukan Sertifikat SLHS

Iqbal SuryanaIqbal Suryana5 Nov 2026 Pemkab Sidoarjo

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026

Mimik Idayana Ajak Semua Pihak Peduli Lansia, Pemkab Sidoarjo Siapkan Penguatan Kesejahteraan

4 Nov 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.