Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Markaca Soroti Akurasi Data Desil, DPRD Minta Pendataan Bansos Dievaluasi

10 Jul 2026

Markaca Kawal Hibah TPU Loa Bakung, Warga Sudah Menunggu Belasan Tahun

10 Jul 2026

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Minta Anggaran BPBD Samarinda Diperkuat pada 2027

9 Jul 2026
1 2 3 … 947 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Minta Anggaran BPBD Samarinda Diperkuat pada 2027

Komisi III DPRD Samarinda menilai penguatan anggaran penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi9 Jul 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (dok.Etara.id)
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (dok.Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota Samarinda memberikan dukungan anggaran yang lebih besar kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Tahun Anggaran 2027. Penguatan anggaran dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar kapasitas penanggulangan bencana semakin optimal.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, usai rapat kerja bersama BPBD yang membahas evaluasi pelaksanaan anggaran, capaian program, serta rencana kebutuhan anggaran tahun depan.

Menurut Deni, hingga pertengahan tahun 2026 realisasi anggaran BPBD menunjukkan kinerja yang cukup baik. Dari total anggaran sekitar Rp10,2 miliar, tingkat penyerapan telah mencapai sekitar 59 persen.

Ia menjelaskan sebagian besar anggaran operasional rutin telah terserap sekitar 85 persen, sedangkan anggaran untuk kegiatan penanganan kebencanaan dan tanggap darurat bahkan mendekati 95 persen.

“Serapan anggaran sudah cukup baik. Untuk kegiatan kebencanaan bahkan sudah mencapai 95 persen. Ini menunjukkan kebutuhan penanganan bencana memang cukup tinggi,” ujarnya.

Deni mengatakan BPBD mengusulkan peningkatan anggaran menjadi sekitar Rp16 miliar pada 2027. Menurutnya, usulan tersebut perlu mendapat dukungan penuh agar tidak mengalami pengurangan dalam pembahasan APBD.

“Kami berharap usulan anggaran tersebut bisa dipertahankan sehingga kebutuhan BPBD dapat dipenuhi secara maksimal,” katanya.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi BPBD, mulai dari pengadaan peralatan penanggulangan bencana, sarana pendukung operasional, hingga penambahan personel teknis.

Ia menilai keberadaan Tim Reaksi Cepat (TRC) perlu diperkuat mengingat Samarinda masih menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, kebakaran, dan cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kami berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah dapat memberikan dukungan sehingga kebutuhan personel teknis, khususnya Tim Reaksi Cepat, dapat terpenuhi,” tegasnya.

Selain peningkatan anggaran, Komisi III juga meminta BPBD terus memperkuat langkah mitigasi melalui edukasi, simulasi, dan sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting untuk membangun budaya siaga bencana sejak dini.

Deni menambahkan, berdasarkan paparan BPBD, indeks risiko bencana Kota Samarinda saat ini berada pada angka 72. Meski tergolong cukup terkendali, pemerintah daerah diminta tidak lengah dalam meningkatkan kesiapsiagaan.

Menurutnya, penanggulangan bencana tidak cukup hanya berfokus pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi harus dimulai dari langkah-langkah pencegahan yang terencana.

Komisi III DPRD Samarinda memastikan akan mengawal pembahasan anggaran bersama Badan Anggaran DPRD agar penguatan kapasitas BPBD menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan APBD Tahun 2027. (ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Markaca Soroti Akurasi Data Desil, DPRD Minta Pendataan Bansos Dievaluasi

Markaca Kawal Hibah TPU Loa Bakung, Warga Sudah Menunggu Belasan Tahun

DPRD Samarinda Nilai Transportasi Publik Jadi Solusi Kemacetan Kota

Berita Terkini

Markaca Soroti Akurasi Data Desil, DPRD Minta Pendataan Bansos Dievaluasi

AlawiAlawi10 Jul 2026 DPRD Kota Samarinda

Markaca Kawal Hibah TPU Loa Bakung, Warga Sudah Menunggu Belasan Tahun

10 Jul 2026

DPRD Samarinda Nilai Transportasi Publik Jadi Solusi Kemacetan Kota

9 Jul 2026

DPRD Samarinda Soroti Defisit Anggaran DLH, Pengangkutan Sampah Terancam Terganggu

8 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.