Sangatta – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur menyelenggarakan acara peringatan Hari Ibu ke-96 di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur. Acara ini diramaikan dengan berbagai penampilan seni dari pelajar tingkat SD, SMP, SLB, hingga SMA yang memukau dan mencerminkan potensi besar generasi muda di daerah tersebut.
Kepala DP3A Kutai Timur, Idham Cholid, dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi kepada peran ibu dalam membentuk generasi penerus bangsa. Ia menyebut bahwa bakat dan potensi yang ditampilkan oleh para pelajar dalam acara ini tidak terlepas dari peran besar ibu dalam mendampingi dan membimbing mereka.
“Mereka adalah generasi yang akan membawa bangsa kita menuju Indonesia Emas. Di balik keberhasilan anak-anak ini, ada sosok ibu yang selalu menjadi pendorong utama,” ungkap Idham.
Peran Ibu dan Perjuangan Perempuan
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi simbol kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu di lingkungan keluarga, tetapi juga menjadi momen penting untuk merefleksikan perjuangan perempuan Indonesia di berbagai bidang.
“Sebagai pemerintah daerah, kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Peringatan ini adalah pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa,” ujar Ardiansyah.
Ardiansyah juga menggarisbawahi tema peringatan Hari Ibu tahun ini, yaitu “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045”, sebagai ajakan untuk memperkuat semangat perempuan dalam membangun masyarakat yang kuat dan inklusif.
“Melalui tema ini, kita ingin memantik semangat perempuan untuk terus berkarya dan berdaya di tengah masyarakat. Perempuan yang percaya diri akan mampu memberikan kontribusi besar dalam berbagai sektor pembangunan,” tambahnya.
Komitmen untuk Mendukung Perempuan di Kutai Timur
Bupati Ardiansyah mengajak semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan ruang yang mendukung perempuan agar dapat berkembang secara optimal. Ia juga mendorong perempuan di Kutai Timur untuk aktif berpartisipasi di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga politik.
“Perempuan Kutai Timur memiliki peluang besar untuk mengembangkan potensi mereka. Perempuan yang berdaya tidak hanya mengangkat dirinya sendiri, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi keluarga, lingkungan, dan bahkan bangsa,” jelas Ardiansyah.
Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang mendukung pemberdayaan perempuan, seperti pelatihan keterampilan, akses pendidikan, serta pemberian fasilitas dan perlindungan bagi perempuan dan anak.
Seni Sebagai Representasi Kekuatan Generasi Muda
Penampilan seni yang dibawakan oleh pelajar dari berbagai tingkatan sekolah menjadi salah satu sorotan utama dalam peringatan ini. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya lokal serta potensi besar generasi muda Kutai Timur.
Acara seni tersebut menampilkan tarian tradisional, musik daerah, dan drama singkat yang menggambarkan peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. Melalui seni, pesan penting tentang penghargaan terhadap peran ibu dan perempuan disampaikan dengan cara yang inspiratif.
“Seni adalah salah satu medium yang sangat efektif untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan. Penampilan anak-anak ini menjadi bukti bahwa generasi muda kita tidak hanya berbakat, tetapi juga memahami pentingnya menghormati dan menghargai peran ibu,” ujar Kepala DP3A, Idham Cholid.
Harapan dan Langkah Menuju Indonesia Emas 2045
Peringatan Hari Ibu ke-96 ini juga menjadi momentum bagi pemerintah Kutai Timur untuk menegaskan komitmen mereka dalam mendukung perempuan sebagai salah satu pilar utama pembangunan. Ardiansyah menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk menciptakan ekosistem yang inklusif, di mana perempuan dapat berkembang tanpa hambatan.
“Indonesia Emas 2045 adalah visi besar yang harus kita persiapkan bersama. Dan perempuan memiliki peran strategis dalam mencapainya. Dengan memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya dan berkembang, kita tidak hanya mempercepat kemajuan bangsa, tetapi juga menciptakan masyarakat yang lebih adil dan seimbang,” pungkasnya.
Melalui acara ini, pesan tentang pentingnya pemberdayaan perempuan tidak hanya disampaikan kepada generasi muda, tetapi juga kepada seluruh elemen masyarakat. Para perempuan di Kutai Timur diharapkan semakin percaya diri dalam mengejar mimpi dan berkontribusi untuk pembangunan daerah maupun nasional.
