Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

MPLS SMAN 1 Loa Kulu Bekali Murid Baru Mitigasi Bencana Kebakaran

15 Jul 2026

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

13 Jul 2026

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026
1 2 3 … 949 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

TPPS Kutim Studi Tiru ke Kukar, Belajar Strategi Efektif Penurunan Stunting

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya14 Des 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Suasana TPPS Kutim kunjungan studi tiru ke Kabupaten Kukar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Jumat (13/12/2024)
Suasana TPPS Kutim kunjungan studi tiru ke Kabupaten Kukar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Jumat (13/12/2024)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kukar – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Acara ini berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Kota Tenggarong, Jumat (13/12/2024) kemaren. Tujuan utama dari kunjungan tersebut adalah untuk mempelajari pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting yang telah sukses diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar.

Sekretaris TPPS Kutim, Achmad Junaidi B, menegaskan pentingnya kunjungan ini dalam menggali strategi efektif yang dapat diterapkan di Kutim. Menurutnya, pembelajaran dari Kukar akan menjadi referensi berharga dalam upaya mempercepat penurunan stunting di wilayahnya.

“Kami berharap pengalaman yang didapatkan dari Kukar dapat diaplikasikan di Kutim. Hingga kini, stunting masih menjadi tantangan besar bagi kami, dan kami ingin memastikan penanganan yang lebih efektif ke depannya,” ujar Achmad Junaidi, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kutim.

Sambutan Hangat dari Pemkab Kukar

Rombongan TPPS Kutim yang terdiri dari 60 peserta, termasuk Kepala Bidang DPPKB, pengurus posyandu, TP PKK, Dinas Pendidikan, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, disambut hangat oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Kukar, Dafip Haryanto.

Dalam sambutannya, Dafip menyampaikan harapannya agar kegiatan studi tiru ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan mendorong kolaborasi yang lebih baik dalam penanganan stunting.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga mempererat sinergi antara dua kabupaten. Kolaborasi menjadi kunci penting dalam menurunkan angka stunting,” kata Dafip Haryanto.

Pemaparan dan Diskusi Mendalam

Selama kunjungan, peserta TPPS Kutim mendengarkan pemaparan dari tim TPPS Kukar mengenai strategi penurunan stunting yang telah diterapkan. Acara ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Beberapa topik yang dibahas mencakup pengelolaan data stunting, mekanisme penganggaran, hingga koordinasi antar instansi terkait dalam pelaksanaan program penurunan stunting.

Peserta studi tiru mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor. Achmad Junaidi menilai bahwa pengalaman yang dibagikan oleh Kukar menjadi bahan evaluasi untuk menyusun strategi yang lebih terarah di Kutim.

“Kami sangat terinspirasi oleh langkah-langkah inovatif yang dilakukan Kukar. Melalui diskusi ini, kami memahami pentingnya pendekatan yang komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir, untuk menangani stunting secara berkelanjutan,” ujar Junaidi.

Kunci Keberhasilan Kukar

Dafip Haryanto menjelaskan, keberhasilan Kukar dalam menurunkan angka stunting tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara berbagai instansi, dukungan penuh dari Bupati Kukar, Edi Damansyah, serta keterlibatan aktif masyarakat dan sektor swasta. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini membutuhkan komitmen tinggi dari semua pihak.

“Kami menyadari bahwa untuk menurunkan stunting, tidak cukup hanya dengan intervensi rutin. Inovasi dan kolaborasi dari semua pihak sangat diperlukan,” ungkap Dafip.

Sejak 2019, Pemkab Kukar telah menjadikan isu stunting sebagai salah satu prioritas utama. Dengan menjadikan Kukar sebagai lokus percepatan penurunan stunting di Indonesia, berbagai langkah strategis telah dirancang berdasarkan hasil asesmen mendalam terhadap permasalahan lokal. Pendekatan ini melibatkan aksi intervensi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Strategi Berbasis Kolaborasi

Salah satu inovasi yang diterapkan Kukar adalah penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, integrasi program lintas sektor, seperti pendidikan gizi di sekolah dan pengadaan sanitasi layak, juga menjadi bagian dari strategi mereka. Pemkab Kukar juga aktif melibatkan masyarakat dalam penyadaran bahaya stunting melalui kampanye-kampanye kesehatan.

“Kami selalu berusaha mendesain program yang relevan dengan kebutuhan lokal. Dengan demikian, setiap intervensi yang dilakukan dapat memberikan dampak signifikan,” tambah Dafip.

Selain itu, Kukar juga menggandeng pihak swasta untuk mendukung program-program terkait melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Pendekatan ini memastikan adanya pendanaan tambahan untuk memperluas cakupan program dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Harapan untuk Kutim

Achmad Junaidi menyampaikan bahwa setelah kunjungan ini, TPPS Kutim akan segera melakukan evaluasi terhadap program penurunan stunting yang sedang berjalan. Ia optimis bahwa strategi yang dipelajari dari Kukar dapat diadaptasi dan disesuaikan dengan kebutuhan di Kutim.

“Kami percaya bahwa melalui kerja sama yang baik dan inovasi berbasis kebutuhan lokal, Kutim dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam waktu dekat,” tegasnya.

Diharapkan, kunjungan studi tiru ini tidak hanya memperkuat komitmen TPPS Kutim dalam menangani stunting, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dua kabupaten ini dalam berbagai sektor pembangunan lainnya.

Silakan Bekomentar
Kabar Kutim pemkabkutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

Debit Mata Air Menurun, Perumdam Kutim Targetkan Air Bersih Maloy Mengalir Lagi Juli Ini

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

Berita Terkini

MPLS SMAN 1 Loa Kulu Bekali Murid Baru Mitigasi Bencana Kebakaran

Intan WardahIntan Wardah15 Jul 2026 Pendidikan

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

13 Jul 2026

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.