Sangatta – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah terbukti memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya bagi masyarakat kecil. Selain sebagai motor penggerak ekonomi, UMKM juga menjadi solusi nyata dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi di masyarakat. Pemerintah pun menyadari betul hal ini, sehingga memberikan perhatian besar terhadap pelaku UMKM dengan berbagai program bantuan dan pemberdayaan.
Di Kutai Timur, sektor UMKM juga semakin berkembang, seiring dengan meningkatnya jumlah pelaku usaha kecil yang mulai berinovasi dan membuka usaha di berbagai bidang. Salah satu anggota DPRD Kutai Timur, Bahcok Riandi, turut mendukung keberadaan dan pengembangan UMKM di wilayahnya, karena ia percaya bahwa sektor ini dapat menjadi pilar penting dalam memperkuat ekonomi daerah.
UMKM Sebagai Sarana Pengentasan Kemiskinan
UMKM memegang peranan vital dalam mengentaskan kemiskinan, terutama di kalangan masyarakat bawah. Hal ini tak lepas dari tingginya angka penyerapan tenaga kerja oleh sektor UMKM. Menurut data, sektor UMKM mampu menyerap jutaan tenaga kerja, baik yang berstatus formal maupun informal, dengan pendapatan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
Bahcok Riandi menjelaskan, masyarakat yang sebelumnya mungkin kesulitan mencari pekerjaan di sektor formal, kini dapat menemukan harapan melalui usaha kecil. “UMKM memberikan peluang kerja bagi masyarakat di pedesaan hingga perkotaan. Dengan usaha kecil, mereka bisa menghidupi keluarga dan bahkan membuka lapangan pekerjaan baru bagi orang lain,” ujarnya saat ditemui di salah satu Cafe di Sangatta, Jumat (22/11/2024) lalu.
Ia juga menyebutkan, selama melakukan reses di daerah pemilihannya, antusiasme masyarakat terhadap pengembangan UMKM sangat tinggi. Banyak dari mereka yang mengungkapkan keinginan untuk memperluas usaha mereka, namun terbentur dengan keterbatasan alat dan modal. “Beberapa masyarakat meminta bantuan berupa mesin cetak, rombong untuk berjualan, dan alat lainnya untuk mendukung usaha mereka. Ini adalah sesuatu yang perlu diperhatikan,” tambah Bahcok.
UMKM Sebagai Sarana Pemerataan Ekonomi
Selain berfungsi sebagai sarana pengentasan kemiskinan, UMKM juga berperan penting dalam pemerataan ekonomi di kalangan masyarakat. Di banyak daerah, terutama di wilayah pedesaan, UMKM menjadi salah satu sumber utama penghidupan masyarakat, yang memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kesejahteraan.
UMKM memiliki potensi untuk mengurangi kesenjangan antara masyarakat di perkotaan dan di pedesaan. Usaha kecil yang berkembang di daerah dapat menggerakkan roda perekonomian lokal, menciptakan peluang kerja, serta memfasilitasi distribusi barang dan jasa ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Menurut Bahcok, keberadaan UMKM yang tersebar di berbagai kecamatan di Kutai Timur sangat membantu pemerataan ekonomi. “Kita lihat sekarang semakin banyak masyarakat yang memulai usaha kecil. Mereka tidak hanya bergantung pada pekerjaan sebagai buruh, tetapi mulai mengembangkan usaha di sektor perdagangan, pertanian, dan industri kreatif. Ini semua berkontribusi pada pemerataan ekonomi,” paparnya.
Pangsa Pasar UMKM yang Semakin Meluas
Tidak hanya untuk skala lokal, perkembangan UMKM di Indonesia kini juga semakin mengarah ke pasar internasional. Banyak pelaku UMKM yang mampu mengembangkan produk mereka hingga menembus pasar luar negeri. Hal ini semakin membuka peluang bagi perekonomian Indonesia untuk memperoleh devisa negara.
Bahcok Riandi menambahkan, meskipun UMKM di Kutai Timur masih berkembang, peluang untuk memperluas pasar mereka ke luar negeri sangat terbuka. Produk-produk khas daerah, seperti hasil pertanian, kerajinan tangan, dan makanan olahan, berpotensi besar untuk dipasarkan secara global. “Kami mendukung penuh UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang ke pasar internasional. Pemerintah harus memberikan fasilitas dan pelatihan untuk membantu mereka mempersiapkan diri dan membuka jaringan pasar global,” ungkapnya.
Dukungan Bahcok Riandi Terhadap UMKM
Sebagai wakil rakyat, Bahcok Riandi sangat memperhatikan perkembangan UMKM di Kutai Timur. Ia mengatakan, dalam setiap kegiatan reses, ia selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan para pelaku UMKM guna mendengar langsung aspirasi dan keluhan mereka. “Salah satu hal yang sering disampaikan adalah kebutuhan akan alat produksi atau alat jualan yang lebih memadai. Seperti mesin cetak untuk produk-produk tertentu atau rombong untuk mereka yang berjualan makanan,” jelasnya.
Untuk itu, Bahcok berkomitmen untuk memperjuangkan pengembangan UMKM di daerahnya. Ia akan mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap sektor UMKM, mulai dari penyediaan fasilitas hingga pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka. “Kami akan berjuang untuk mengakomodasi permintaan-permintaan tersebut. Dengan adanya dukungan yang lebih, saya yakin UMKM di Kutai Timur bisa tumbuh pesat,” tandas Bahcok.
Selain itu, Bahcok juga berharap agar UMKM dapat mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap permodalan dan teknologi yang dapat membantu mereka dalam mengembangkan usaha. “Kami akan terus mendorong agar pemerintah daerah bisa memberikan akses permodalan yang mudah, serta memfasilitasi pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM agar mereka bisa lebih kompetitif,” ujar Bahcok.
UMKM: Pilar Ekonomi Masa Depan
UMKM memang memiliki peran yang tak tergantikan dalam perekonomian masyarakat Indonesia, khususnya di daerah-daerah seperti Kutai Timur. Dengan dukungan yang tepat dari pemerintah dan wakil rakyat seperti Bahcok Riandi, diharapkan sektor UMKM di Kutai Timur dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan negara.
“Pemerintah dan DPRD harus terus memberikan perhatian yang lebih terhadap UMKM. Kami akan terus berjuang untuk memastikan bahwa UMKM bisa menjadi pilar utama dalam perekonomian Kutai Timur,” pungkas Bahcok Riandi.
