Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

YJI Kaltim Ajak Warga Rutin Jaga Kesehatan Jantung

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026
1 2 3 … 966 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

35 Sekolah di Kutim Masuk Program Kandidat Sekolah Rujukan Google

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya14 Nov 2025421
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekretaris Dinas Pendidikan Kutai Timur, Irma Yuwinda,
Sekretaris Dinas Pendidikan Kutai Timur, Irma Yuwinda,
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan berbasis digital di Kabupaten Kutai Timur semakin diperkuat melalui program Kandidat Sekolah Rujukan Google. Sekretaris Dinas Pendidikan Kutai Timur, Irma Yuwinda, menyampaikan bahwa sebanyak 35 sekolah kini tengah menjalani pelatihan intensif sebagai bagian dari persiapan menuju status Google Reference School. Program ini menjadi salah satu langkah besar Kutim dalam menghadapi era transformasi digital yang berkembang pesat.

Irma menjelaskan bahwa pemilihan 35 sekolah tersebut telah melalui pertimbangan matang, mengingat syarat yang ditetapkan Google cukup kompleks. Satuan pendidikan yang terlibat tersebar di berbagai kecamatan seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaubun, Teluk Pandan, Kombeng, Bengalon, Rantau Pulung, dan Muara Wahau, dengan dominasi peserta berasal dari Sangatta Utara karena faktor kesiapan jaringan dan ketersediaan listrik.

“Kami menyelenggarakan pelatihan dan bootcamp Education Certified untuk 35 sekolah yang menjadi kandidat rujukan Google. Syaratnya cukup kompleks sehingga fokus awal kami memang ke sekolah-sekolah ini terlebih dahulu,” ujar Irma saat diwawancarai di Kantor Bupati Kutim, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan bahwa fasilitas menjadi bagian penting dari persyaratan. Setiap sekolah harus memiliki minimal 60 Chromebook untuk dua rombongan belajar percontohan. Sarana ini mendukung penggunaan platform seperti Google Workspace for Education, Google Cloud, Google Form, serta berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang kini disediakan Google.

“Target Google itu 100% tenaga pendidik dan kependidikan harus mengikuti Level Zero, lalu 30% di antaranya lulus sertifikasi Level 1. Hingga tahap kedua ini, sudah hampir 957 guru yang mengikuti proses sertifikasi,” imbuhnya.

Menurut Irma, tantangan terbesar bukan pada perangkat, melainkan kesiapan SDM. Banyak guru harus dilatih dari awal untuk memahami literasi digital secara menyeluruh, mencakup administrasi pembelajaran, penggunaan aplikasi, serta integrasi teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.

“Harapannya seluruh tenaga pendidik benar-benar melek digital, sehingga pembelajaran kita lebih inovatif dan interaktif. Ini bekal penting untuk mempersiapkan generasi emas 2035,” tambahnya.

Irma menekankan bahwa Indonesia akan memasuki era bonus demografi pada tahun 2035, ketika 70% penduduk berada pada usia produktif. Jika peserta didik Kutai Timur tidak dibekali kemampuan teknologi sejak dini, mereka berpotensi kalah dalam persaingan dengan daerah lain yang bergerak lebih cepat dalam transformasi digital.

Program kandidat sekolah rujukan Google di Kutim diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempercepat modernisasi pendidikan daerah. Dengan sinergi antara SDM, perangkat digital, serta ekosistem pembelajaran berbasis teknologi, Kutai Timur menargetkan beberapa sekolahnya segera naik level menjadi Google Reference School resmi di masa mendatang. (ADV/AN/Diskominfo)

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

Sulisman: PT Bagong Sepakati Lima Poin dengan Serikat Pekerja

Swargabara Merdeka Fest 2026 Jadi Etalase UMKM Lokal

Berita Terkini

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

Ajeng NadyaAjeng Nadya22 Agu 2026 Pemprov Kaltim

YJI Kaltim Ajak Warga Rutin Jaga Kesehatan Jantung

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.