Samarinda – Dengan semangat nasionalisme yang tinggi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, secara resmi membuka kegiatan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kaltim Tahun 2025 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur, Minggu pagi (20/7/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Seno juga mengukuhkan pengurus Duta Pancasila Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Indonesia (DPPI) Kaltim periode 2025–2029, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Sebanyak 40 pelajar dari 10 kabupaten/kota di Kaltim terpilih untuk mengikuti pelatihan paskibraka selama 30 hari penuh. Mereka akan menjalani pelatihan fisik, pembelajaran wawasan kebangsaan, serta disiplin baris-berbaris, yang dipusatkan di BPSDM Kaltim dan Stadion Kadrie Oening Samarinda—tempat utama peringatan HUT ke-80 RI tingkat provinsi.
“Pelatihan ini bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi membentuk karakter, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap bangsa,” ujar Seno Aji dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan bahwa para peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melewati proses seleksi ketat dan kini bersiap menjalani amanah besar pada upacara 17 Agustus 2025 mendatang.
“Jaga semangat, kebersamaan, dan dedikasi. Karena kalian akan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kaltim di upacara HUT RI ke-80 nanti,” tegasnya.
Pelatihan ini turut melibatkan 50 anggota TNI dan Polri yang akan bertugas sebagai pendamping teknis dan pasukan pendukung saat upacara. Selain itu, kehadiran pengurus baru DPPI juga menjadi momen penting untuk menggaungkan kembali nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar.
Seno berharap, melalui pelatihan ini para peserta tak hanya tampil maksimal saat upacara, tetapi juga mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah dan komunitas masing-masing, membawa semangat nasionalisme dalam tindakan nyata.
