SAMARINDA – Kehadiran perusahaan transportasi dari luar daerah di Samarinda diharapkan tidak hanya memperluas layanan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga lokal.
Hal tersebut menjadi perhatian Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menyusul masuknya layanan taksi berargometer dari Grup Blue Bird.
Ronal menilai, investasi yang masuk ke Kota Tepian perlu memberikan manfaat ekonomi secara lebih luas.
Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal dengan kesempatan yang layak dan tidak terbatas pada kuota kecil.
“Jangan sampai ada usaha dari investasi luar Kota Samarinda, tetapi mengabaikan prinsip-prinsip sosial dan ekonomi kemasyarakatan di Kota Samarinda. Warga lokal juga mengharapkan kesempatan kerja, bukan hanya mendapat kuota sedikit,” kata Ronal.
Menurutnya, masyarakat Samarinda perlu memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan usaha yang beroperasi di daerahnya.
Peluang tersebut diharapkan diberikan berdasarkan kemampuan dan keterampilan calon pekerja.
Ia juga menekankan bahwa tingkat pendidikan tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran dalam proses perekrutan.
Perusahaan perlu mempertimbangkan keahlian yang dimiliki calon tenaga kerja agar kesempatan bekerja dapat menjangkau lebih banyak warga setempat.
Ronal menyatakan, masuknya investasi dari luar daerah pada dasarnya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi Samarinda.
Namun, manfaat tersebut perlu dirasakan masyarakat, bukan hanya dinikmati oleh perusahaan yang menjalankan usaha.
Selain penyerapan tenaga kerja, ia mengingatkan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban perpajakan.
Menurutnya, perusahaan transportasi yang beroperasi di Samarinda turut memanfaatkan fasilitas publik yang pembangunannya dibiayai melalui APBD.
“Yang kita harapkan juga adalah keberpihakan untuk pembayaran pajak. Mereka menggunakan jalan yang dibangun dengan APBD kita sendiri, sehingga wajar kalau mereka melakukan pembayaran pajak di kota tempat mereka menjalankan usaha,” ujarnya.
Ia berharap perusahaan transportasi, termasuk Blue Bird, dapat menjalankan kegiatan bisnis dengan memperhatikan ketentuan daerah serta kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, kehadiran layanan transportasi baru di Samarinda tidak hanya memberikan alternatif mobilitas bagi warga, tetapi juga berpotensi mendukung perekonomian daerah melalui kepatuhan pajak dan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. (ADV/DPRD/Samarinda).
