Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Vendor Parkir Baru Mie Gacoan

23 Jun 2026

Legislator PKS Samarinda Dorong Perda Perlindungan Produk UMKM

23 Jun 2026

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: SMPN 24 Samarinda Dinilai Layak Dipindahkan

22 Jun 2026
1 2 3 … 942 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Vendor Parkir Baru Mie Gacoan

Viktor Yuan meminta warga lokal dibina dan diberi kesempatan mengelola parkir secara legal.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi23 Jun 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan (dok. Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Persoalan parkir di gerai Mie Gacoan Jalan Ahmad Yani Kota Samarinda bak benang kusut yang belum juga menemukan ujung penyelesaiannya. Saat ketegangan antara pengelola sebelumnya dengan masyarakat sekitar belum sepenuhnya mereda, muncul persoalan baru yang memantik perhatian DPRD Kota Samarinda.

Informasi mengenai hadirnya vendor baru yang diduga ditunjuk manajemen Mie Gacoan secara sepihak menjadi sorotan Komisi II DPRD Kota Samarinda. Keputusan tersebut dinilai berpotensi memperpanjang polemik yang selama ini terjadi terkait pengelolaan parkir di kawasan tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mengaku menerima laporan dari masyarakat yang sebelumnya terlibat dalam pengelolaan parkir. Menurutnya, setelah kerja sama dengan pihak ketiga PT Bahana Security Sistem (BSS) memunculkan ketegangan dengan warga lokal, kini muncul pengelola baru tanpa adanya kejelasan yang melibatkan masyarakat sekitar.

“Informasi dari masyarakat yang selama ini mengelola di sana, ternyata ada vendor baru lagi setelah PT BSS. Yang saya sesalkan, kenapa warga lokal ini tidak dibina?” ujar Viktor Yuan di Gedung DPRD Kota Samarinda, Selasa (23/6/2026).

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai keberadaan masyarakat lokal seharusnya tidak disingkirkan dari aktivitas ekonomi yang selama ini mereka jalankan. Menurutnya, apabila terdapat kendala terkait legalitas maupun persyaratan administrasi, maka pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait semestinya hadir untuk memberikan pembinaan.

“Harusnya pengusaha lokal Samarinda ini paling tidak dibina kalau mereka belum punya sertifikasi dan sebagainya. Fungsinya dinas atau OPD terkait itu ya untuk membina mereka,” katanya.

Viktor berpandangan bahwa alasan tidak adanya sertifikasi atau badan usaha yang lengkap tidak semestinya menjadi penghalang bagi warga lokal untuk mendapatkan kesempatan yang sama. Dengan pendampingan yang tepat, masyarakat dinilai mampu memenuhi ketentuan yang berlaku sekaligus ikut berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.

Ia juga menanggapi alasan target penerimaan daerah yang kerap dijadikan dasar penunjukan pengelola dari luar daerah. Menurutnya, target tersebut seharusnya disusun berdasarkan data riil di lapangan melalui pengamatan dan evaluasi dalam kurun waktu tertentu.

“Kalau ada target terhadap retribusi daerah, dibicarakan target itu. Saya yakin warga lokal bisa mengikuti, karena target itu kan berdasarkan hasil penelitian lapangan, katakanlah sebulan, dua bulan, atau tiga bulan. Baru didapat hasil rata-rata dari pengunjung dan pembeli,” jelasnya.

Lebih jauh, Viktor menawarkan mekanisme pembagian hasil yang dinilainya lebih adil bagi semua pihak. Dengan sistem tersebut, sebagian pendapatan parkir dapat disetorkan kepada pemerintah daerah sebagai kontribusi terhadap PAD, sementara pengelola di lapangan tetap memperoleh manfaat ekonomi secara layak.

“Itu kan lebih adil lagi, aturannya misalnya katakanlah 10 persen. Ya dari hasil itu, 10 persen per bulan disetorkan kepada pemerintah untuk PAD Kota Samarinda yang penting legal dan ada badan usahanya,” ungkapnya.

Menurut Viktor, pendekatan yang mengedepankan pembinaan akan lebih efektif dibandingkan mengganti pengelola dengan pihak dari luar daerah. Selain menjaga keberlangsungan usaha masyarakat, langkah tersebut juga dapat mencegah munculnya gesekan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan di Kota Samarinda.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Kota Samarinda berencana memanggil seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama dan menghindari konflik berkepanjangan.

“Saya juga nanti konsultasi dengan Ketua Komisi II supaya bisa memanggil para pihak terkait, termasuk masyarakat lokal yang ada di sana. Supaya tidak ribut-ribut masalah itu-itu saja, padahal hasilnya bagi daerah juga sama kan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan kepentingan bersama. Bagi Viktor, tujuan utama dari pengelolaan parkir bukan hanya mengejar pemasukan daerah, tetapi juga memastikan roda perekonomian masyarakat lokal tetap berputar dan memberikan manfaat bagi warga Kota Samarinda. (ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Legislator PKS Samarinda Dorong Perda Perlindungan Produk UMKM

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: SMPN 24 Samarinda Dinilai Layak Dipindahkan

Ketua DPRD Samarinda Sebut SRT Beri Peluang Anak Bangun Kepercayaan Diri

Berita Terkini

Legislator PKS Samarinda Dorong Perda Perlindungan Produk UMKM

AlawiAlawi23 Jun 2026 DPRD Kota Samarinda

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: SMPN 24 Samarinda Dinilai Layak Dipindahkan

22 Jun 2026

Ketua DPRD Samarinda Sebut SRT Beri Peluang Anak Bangun Kepercayaan Diri

22 Jun 2026

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

22 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.