Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Seno Aji Peduli Kabut Asap Samarinda, Gerindra Bagikan 1.500 Masker

17 Sep 2026

Kejurkab 2026 di Sangkulirang, PBSI Kutim Bidik Atlet Potensial

17 Sep 2026

Kejurkab PBSI Kutim 2026 Siap Digelar, Pembinaan Atlet Jadi Fokus Utama

14 Sep 2026
1 2 3 … 977 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Kepala DPPKB Kutim Evaluasi Kinerja dan Perkuat Silaturahmi Pegawai Jelang Akhir Tahun

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya31 Des 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim), Achmad Junaidi
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim), Achmad Junaidi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Menjelang pergantian tahun, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim), Achmad Junaidi, melakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai di instansi yang dipimpinnya. Langkah ini bertujuan memastikan semua pegawai yang berhalangan hadir, baik karena izin maupun sakit, memberikan laporan yang jelas kepada atasan mereka.

Dalam evaluasi tersebut, Junaidi menekankan pentingnya kejujuran dari para pegawai terkait kondisi mereka. Menurutnya, keterbukaan adalah kunci utama dalam menjaga hubungan kerja yang baik antara atasan dan bawahan.

“Pegawai harus jujur. Jika sakit, beri tahu apa sakitnya. Saya bisa bantu fasilitasi ke dokter langsung, memberikan obat, dan sebagainya. Semua itu akan menggunakan dana pribadi,” ujar Junaidi saat menyampaikan hasil evaluasi kinerja pegawainya.

Blusukan ke Rumah Staf sebagai Wujud Perhatian

Selain evaluasi, Junaidi juga melakukan kunjungan langsung atau blusukan ke rumah para pegawai DPPKB. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus membesuk staf yang sedang sakit. Junaidi menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan untuk menekan pegawai, tetapi sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral.

“Saya tak pernah memaksakan pegawai yang sakit untuk bekerja. Kami memahami bahwa di akhir tahun ini banyak kegiatan yang mengharuskan staf lembur. Namun, jika ada pegawai yang sakit, kami akan memastikan mereka mendapat pendampingan, baik melalui video call dengan dokter atau mengantar obat lewat kurir,” jelasnya.

Dalam kunjungan itu, Junaidi tidak sendiri. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat DPPKB, antara lain Ani Saidah (Kepala Bidang Ketahanan Kesejahteraan Keluarga), Herliana (Kepala Bidang Pengendalian Penduduk), PLT Kabid Penyuluh dan Penggerakan Oktama Mulyadi, serta beberapa staf lainnya. Kunjungan tersebut tidak hanya difokuskan untuk memeriksa kondisi fisik pegawai, tetapi juga untuk memberikan edukasi dan pembinaan terkait peningkatan kinerja.

Pengawasan dan Pendekatan Personal untuk Meningkatkan Disiplin

Junaidi juga menegaskan pentingnya pengawasan langsung terhadap pegawai, terutama mereka yang sering absen tanpa keterangan. Ia menginstruksikan para Kepala Bidang untuk bertanggung jawab langsung dalam mengawasi staf di bawah mereka.

“Setiap Kepala Bidang harus memastikan staf yang jarang masuk kantor atau tidak hadir dapat memberikan penjelasan. Kami ingin memastikan adanya tanggung jawab dari masing-masing pegawai sesuai dengan waktu kerja yang telah ditentukan,” tegas Junaidi.

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, pendekatan jemput bola akan dilakukan. Para Kepala Bidang diwajibkan melakukan komunikasi langsung dengan pegawai yang tidak hadir, baik melalui telepon, pesan, maupun video call. Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif untuk meminimalkan ketidakhadiran pegawai di masa mendatang.

Harapan Menuju Kinerja Lebih Baik di Tahun 2025

Kegiatan evaluasi dan blusukan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembenahan di penghujung tahun 2024. Junaidi berharap pendekatan yang lebih personal ini dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai di tahun mendatang.

“Harapan kami, pembinaan dan silaturahmi ini dapat memperbaiki kinerja pegawai di DPPKB dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih solid dan produktif di tahun depan,” kata Junaidi.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan yang dilakukan bukan semata-mata untuk mengevaluasi kinerja, tetapi juga untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan harmonis. Menurutnya, suasana kerja yang baik dapat mendorong semangat kerja pegawai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan dan Fasilitas bagi Pegawai yang Membutuhkan

Salah satu poin penting yang disampaikan Junaidi adalah komitmen DPPKB dalam memberikan dukungan kepada pegawai yang menghadapi masalah kesehatan. Langkah konkret seperti memfasilitasi konsultasi dengan dokter atau mengirimkan obat melalui kurir merupakan bukti nyata dari perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan pegawai.

“Kami ingin memastikan setiap pegawai merasa dihargai dan didukung, terutama ketika mereka menghadapi situasi sulit seperti sakit,” ujarnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat membangun rasa kepercayaan antara pimpinan dan pegawai, sekaligus memperkuat solidaritas di lingkungan kerja.

Menatap Tahun Baru dengan Semangat Baru

Dengan berbagai langkah yang dilakukan di penghujung tahun ini, Junaidi optimis DPPKB Kutim dapat menyongsong tahun 2025 dengan semangat dan kinerja yang lebih baik. Ia berharap evaluasi dan pembinaan yang dilakukan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan DPPKB.

“Semoga di tahun depan, kita bisa bekerja lebih baik, lebih produktif, dan lebih solid sebagai tim,” tutupnya dengan optimisme.

Silakan Bekomentar
Berita pemkab Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Mahyunadi Ajak Pelajar Kutim Jadi Penjaga Sejarah Lokal di Era Digital

DPPKB Kutim Perkuat Penanganan 109 Keluarga Risiko Stunting di Long Masangat

Mahyunadi Ajak Kerukunan Keluarga Kawanua Jaga Kerukunan dan Bangun Kutim

Berita Terkini

Seno Aji Peduli Kabut Asap Samarinda, Gerindra Bagikan 1.500 Masker

Ajeng NadyaAjeng Nadya17 Sep 2026 Pemprov Kaltim

Kejurkab 2026 di Sangkulirang, PBSI Kutim Bidik Atlet Potensial

17 Sep 2026

Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

14 Sep 2026

Sahlang Nahkodai PODSI Kutim, 43 Atlet Disiapkan ke Porprov

12 Sep 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.