Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

FORKI Kutim Bidik Prestasi di Tengah Wacana Cabor Dipangkas di Ajang Porprov 2026

30 Jul 2026

Desa Bangun Jaya Antar Kutim Raih Juara Harganas

24 Jul 2026

Komisi IV Bahas Program Kerja Dispusip Samarinda 2027

21 Jul 2026
1 2 3 … 957 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

PKE UKM, Indonesia Eximbank Membuka Peluang Ekspor bagi Usaha Kecil Menengah

LPEI Dukung Pengembangan Pasar Ekspor dengan Pinjaman Hingga Rp 15 Miliar dan Suku Bunga 6%
Ekonomi Jaen RohmanJaen Rohman20 Des 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Indonesia Eximbank
Mitra LPEI di Yogyakarta (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yogyakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), yang juga dikenal sebagai Indonesia Eximbank, telah bersumpah untuk mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengakses pasar ekspor. Melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) untuk Usaha Kecil Menengah (PKE UKM), lembaga ini, yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), saat ini memberikan pinjaman hingga Rp 15 miliar dengan suku bunga 6%.

“Ini kelanjutan KUR (Kredit Usaha Rakyat), skemanya sama persis,” kata Kepala Divisi Penugasan Khusus LPEI Wahyu Bagus Yuliantok kepada wartawan dikutip Rabu (20/12/2023).

“Pricing-nya 6%. Diberikan kelonggaran collateral (agunan fisik) 30% dari total limit (kredit). Yang membedakan, limit pelaku usahanya. Kalau KUR 500 juta, sementara PKE UKM ini bisa sampai 15 miliar tapi orientasinya harus ekspor,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan awalnya pemerintah melihat dominasi usaha besar dan korporasi terhadap total eksportir RI. Dikatakannya, ada total 12.000 eksportir namun pelaku UKM belum terlalu banyak.

“Negara mencoba hadir membantu pelaku usaha (kecil) yang orientasinya ekspor, yang orientasinya itu bisa meningkatkan devisa negara melalui LPEI,” ujarnya.

Meski begitu ada sejumlah kriteria penerima pinjaman PKE UKM. Salah satunya minimal sudah melakukan ekspor selama dua tahun dengan catatan bankable.

“Karena kita ketahui nggak semua UKM itu survive. Program ini mendorong yang survive itu menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Limit pun, lanjut Wahyu, akan dilihat dari kapasitas UKM itu sendiri. Sejauh ini, PKE UKM sudah disalurkan ke 200 pelaku dengan rata-rata pembiayaan yang diberikan Rp 5-6 miliar, mengingat kebanyakan memiliki omzet di bawah Rp 50 miliar.

“Kita juga lihat prospek usaha ke depan, evaluasi, skoring… laporan keuangannya seperti apa,” ujar Wahyu lagi.

“Kita juga melihat kontrak-kontrak yang mereka jalankan. Dari situlah kita lihat kebutuhannya,” tambahnya.

Usaha LPEI dalam Menjangkau Seluruh Tempat

Untuk menjangkau LPEI, saat ini lembaga itu memiliki delapan kantor yang tersebar di Jakarta ,Medan, Batam, Solo, Balikpapan, Surabaya, Denpasar dan Makasar. Meski begitu LPEI berkolaborasi dengan organ Kementerian Keuangan lain, termasuk Pojok SMV (Special Mission Vehicle, dengan pemerintah daerah, kementerian lain serta Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Selebihnya saat ini kita juga sedang siapkan bagaimana nanti UKM ini juga bisa mengakses program ini dan diproses secara digital,” ujarnya.

Perlu diketahui sumber dana PKE adalah Penyertaan Modal Negera (PMN). Total dana yang dikelola PKE sejak 2016-2023 adalah Rp 8,7 triliun.

Dana ini sudah dialokasi ke tujuh program. Bukan cuma PKE UKM, tapi juga PKE Kawasan Afrika, Timur Tengah dan Asia Selatan, PKE Trade Finance, PKE Alat Transportasi, PKE Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, PKE Pariwisata KEK Mandalika dan PKE Destinasi Pariwisaa Superioritas.

Hingga 30 November 2023, total akumulasi disbursement PKE telah mencapai Rp 12,96 triliun. Ini untuk mendukung 80 produk ekspor ke 100 negara tujuan.

Silakan Bekomentar
Indonesia Eximbank LPEI PKE UKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Mahyudin Sebut Kelapa Genjah Entog Bisa Jadi Bisnis Masa Depan Pemuda Kutim

Enam Program CSR PHI Raih Penghargaan Dunia di Bangkok

Kaltim Dukung Ekraf, Pemuda Didorong Kembangkan Potensi Daerah

Berita Terkini

FORKI Kutim Bidik Prestasi di Tengah Wacana Cabor Dipangkas di Ajang Porprov 2026

Ajeng NadyaAjeng Nadya30 Jul 2026 DPRD Kaltim

Desa Bangun Jaya Antar Kutim Raih Juara Harganas

24 Jul 2026

Komisi IV Bahas Program Kerja Dispusip Samarinda 2027

21 Jul 2026

Novan Soroti Ketimpangan Anggaran Bidang Perpustakaan

21 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.