Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kades Hamriansi Kassa Bawa Singa Gembara Wakili Kutim dalam Penilaian Stunting Kaltim

24 Agu 2026

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

YJI Kaltim Ajak Warga Rutin Jaga Kesehatan Jantung

22 Agu 2026
1 2 3 … 966 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

Pelatihan selama tiga hari memperkuat kapasitas fasilitator daerah dalam mendukung pemenuhan hak anak di lingkungan pendidikan.
Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya11 Jul 2026917
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Membangun sekolah yang ramah anak bukan hanya soal menyediakan sarana belajar yang memadai, tetapi juga memastikan setiap tenaga pendamping memiliki kemampuan memahami dan melindungi hak-hak anak. Komitmen tersebut diwujudkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur melalui Pelatihan Penguatan dan Penjaminan Mutu Sertifikasi Fasilitator Daerah Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (2–4/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala DP3A Kabupaten Kutai Timur, H. Idham Cholid, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program Sekolah Ramah Anak sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia yang akan mendampingi satuan pendidikan menerapkan prinsip-prinsip perlindungan anak secara berkelanjutan.

“Fasilitator memiliki peran strategis dalam memastikan sekolah mampu memenuhi indikator Satuan Pendidikan Ramah Anak. Karena itu, kompetensi mereka harus terus diperkuat melalui pelatihan dan sertifikasi,” ujar H. Idham Cholid.

Pelatihan ini diketuai oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutai Timur, Rita Winarni, SE., MM. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendampingan kepada sekolah sekaligus memperluas implementasi program SRA di Kabupaten Kutai Timur.

Peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan anak. Amaranti Sih Utami, Perencana Ahli Pertama pada Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyampaikan materi secara daring melalui Zoom Meeting. Materi berikutnya disampaikan oleh drg. Nova Paranoan, M.Kes dari DP3A Provinsi Kalimantan Timur yang turut memberikan penguatan mengenai kebijakan pemenuhan hak anak di daerah.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran langsung dari Dr. Baharuddin, M.Pd., selaku Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak yang hadir secara tatap muka. Kehadirannya memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami praktik pendampingan serta berbagi pengalaman dalam penerapan Sekolah Ramah Anak di berbagai wilayah Indonesia.

Pelaksanaan pelatihan turut dipantau oleh Pengawas BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Miftahul Arif. Kehadiran berbagai unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah mencerminkan sinergi dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep Satuan Pendidikan Ramah Anak, sistem penjaminan mutu, mekanisme sertifikasi fasilitator daerah, hingga teknik pendampingan terhadap sekolah. Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas implementasi program SRA di Kutai Timur sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, inklusif, bebas dari kekerasan, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kades Hamriansi Kassa Bawa Singa Gembara Wakili Kutim dalam Penilaian Stunting Kaltim

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

Sulisman: PT Bagong Sepakati Lima Poin dengan Serikat Pekerja

Berita Terkini

Kades Hamriansi Kassa Bawa Singa Gembara Wakili Kutim dalam Penilaian Stunting Kaltim

Ajeng NadyaAjeng Nadya24 Agu 2026 Pemkab Kutim

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

YJI Kaltim Ajak Warga Rutin Jaga Kesehatan Jantung

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.