Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pemkab Kutim Perkuat Layanan RT Lewat Bantuan Motor

18 Mei 2026

DP2KB Kutim Gencarkan Edukasi Gizi Cegah Stunting

18 Mei 2026

Sirnas C Bupati Open 2026 Tuntas, Kutim Fokus Pembinaan Atlet Lokal

17 Mei 2026
1 2 3 … 923 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Dokter Wayan Pemilik Rumah Sampah di Karawang Tetap Melayani Pasien

Dokter Wayan membiarkan rumahnya terbengkalai dan melarang tindakan manusia yang merusak ekosistem, meskipun sulit dipahami oleh temannya Kade.
Kesehatan MundzirMundzir4 Mei 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
rumah dokter wayan
Rumah dokter Wayah (ss.tiktok)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Karawang – Belakangan, perhatian orang banyak tertuju pada Dokter Wayan setelah rumah mewahnya di Karawang, Jawa Barat, yang penuh dengan sampah, menjadi viral di media sosial. Meskipun rumahnya yang besar dijadikan sarang ular akibat keberadaan sampah, Dokter I Wayan Tirta, sang pemilik rumah, masih menerima pasien dan menjalankan praktiknya.

Banyak warga berdatangan untuk memeriksakan diri ke dokter Wayan karena dinilai manjur. Tak cuma itu, dokter berusia 58 tahun itu juga dinilai tidak pernah mematok harga kepada setiap pasien yang berobat ke tempatnya.

Simak fakta dokter Wayan yang tinggal di rumah terbengkalai dan jadi sarang ular tapi masih melayani pasien berikut ini.

Viral di TikTok

Cerita viral dokter Wayan yang tinggal di rumah penuh sampah dan jadi sarang ular itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @iiaarsss. Dia menyebut dokter Wayan adalah teman ayahnya. Dia dan sang ayah mengatakan sering datang ke rumah dokter Wayan untuk mengantar makanan dan minuman.

Dari video akun @iiaarsss, terlihat beberapa ruangan dipenuhi sampah seperti kardus dan buku catatan medis serta timbangan yang sudah berdebu. Dokter Wayan bahkan mengaku sering melihat ular berlalu-lalang di dalam rumahnya. 

Dokter biarkan rumahnya terbengkalai

Dokter Wayan sempat mengungkap alasan membiarkan rumahnya terbengkalai pada seorang sahabat bernama Kade yang telah dikenalnya sejak tahun 1996. Kade mengaku bahwa dia pernah menegur dokter Wayan tentang kondisi rumahnya itu.

Sebagai sahabat sang dokter, Kade mengaku prihatin melihat kondisi rumah tersebut. Ia bahkan beberapa kali ingin membersihkannya. Namun sang dokter memberikan jawaban yang membuat Kade heran.

Namun dokter Wayan dengan bijak mengatakan bahwa burung itu butuh hidup, sehingga ia membiarkannya di dalam rumah. Jawaban itu, diakui Kade, sulit diterima secara logis olehnya.

Bukan hanya tentang kondisi rumah yang kotor dan mengundang burung masuk, dokter Wayan juga melarang ada orang yang menebang tanaman serta pohon besar di rumahnya. Begitu juga dengan buah mangga di pohon milik dokter Wayan yang dilarang diambil warga sekitar.

Menurut Kade, alasannya justru menunjukkan bahwa dokter Wayan bukanlah sosok pelit. Meskipun hal itu masih belum bisa diterima oleh akal sehat Kade. Menurut cerita tetangga, alasan dokter Wayan tak memperbolehkan buah mangganya diambil yakni untuk memberi makan kelelawar.

Siapa Dokter Wayan?

Kade juga mengungkap sifat dokter Wayan yang dikenalnya. Disebutkan bahwa dokter Wayan adalah sosok yang cenderung pemalu, suka menyendiri dan enggan dibantu yang menjadi penyebab rumahnya terbengkalai.

Selain itu Kade menaruh harapan dengan viralnya sosok dokter Wayan. Dia mengatakan masyarakat luas dapat melihat kondisi sebenarnya bahwa kehidupan dokter yang identik dengan kemewahan tak sepenuhnya benar.

Ia memuji sosok dokter Wayan yang merupakan orang baik dan dikenal dengan kesederhanaannya. Selain itu, dokter Wayan juga memiliki sifat pemalu dan lebih suka berada di rumah, tetapi itu bukan berarti dia tidak mau bergaul.

Cerita pasiennya

Walau terbengkalai dan penuh sampah, namun masih banyak pasien yang datang berobat ke dokter Wayan. Seorang pasien sekaligus tetangga Dokter Wayan, Warsih (58) mengatakan bahwa rumah sang dokter sudah terbengkalai sejak 2 tahun lalu.

Warsih sendiri mengaku kerap berobat karena murah dan manjur. Dia mengungkap dokter Wayan adalah dokter pertama yang datang ke Desa Karanganyar dan memberi pelayanan pada warga.

Warsih mengakui dokter Wayan adalah sosok yang tulus dan baik pada warga. Dia bercerita pernah datang tengah malam saat anaknya sakit dan dilayani dengan baik oleh dokter Wayan. Bahkan biaya berobat ke dokter Wayan bisa dibilang murah yakni berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu.

Ketika disinggung terkait rumah yang penuh sampah, Warsih mengaku tak begitu peduli. Hal itu karena biasanya Warsih berobat di ruang depan dan tidak sampai melihat bagian dalam rumah sang dokter.

Rumah dokter Wayan mulai dibersihkan usai viral

Kekinian setelah kisah dokter asal Bali ini viral, aparatur desa atas izin keluarga mulai membersihkan rumah sang dokter. Sejak beberapa hari lalu, dokter Wayan juga sudah dibawa oleh anaknya pulang ke Bali.

Meski beberapa kali menolak rumahnya dibersihkan, dokter Wayan akhirnya setuju. Ini setelah kondisi memprihatinkan rumahnya menjadi viral. Persetujuan itu pun membuat pihak desa langsung bergerak membersihkan rumah.

Silakan Bekomentar
Dokter Wayan Karawang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

50 Pendamping Keluarga Dibekali Cegah Stunting di Kutim

Berita Terkini

Pemkab Kutim Perkuat Layanan RT Lewat Bantuan Motor

Ajeng NadyaAjeng Nadya18 Mei 2026 Pemkab Kutim

DP2KB Kutim Gencarkan Edukasi Gizi Cegah Stunting

18 Mei 2026

Sirnas C Bupati Open 2026 Tuntas, Kutim Fokus Pembinaan Atlet Lokal

17 Mei 2026

KDMP Desa Singa Gembara Diresmikan, Siap Dorong Ekonomi Lokal

16 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.