Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026
1 2 3 … 965 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Dinkes Kutim Kaji Inovasi Penanganan PTM di Padang Panjang

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya8 Nov 2024453
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Puskesmas Kebun Sikolos, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (8/11/2024)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Puskesmas Kebun Sikolos, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (8/11/2024)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Padang Panjang – “Belajar dari yang berhasil adalah jalan pintas menuju kemajuan.” Semangat ini yang dibawa Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) saat mengunjungi Puskesmas Kebun Sikolos di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (8/11/2024). Kunjungan kerja tersebut digelar guna menyerap praktik terbaik penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Tuberkulosis (TBC) yang terbukti efektif diterapkan di puskesmas tersebut.

Rombongan Dinkes Kutim dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Bahrani Hasanal dan diikuti oleh sejumlah pejabat serta tenaga kesehatan dari Kutim. Mereka disambut oleh Kepala Puskesmas Kebun Sikolos, Faizah, bersama tim medisnya. Fokus utama kegiatan ini adalah studi tiru inovasi layanan kesehatan primer yang dilakukan puskesmas setempat.

Menurut dr. Bahrani, kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam rangka transformasi layanan kesehatan di Kutai Timur. Ia berharap pendekatan yang digunakan di Kebun Sikolos dapat diadaptasi di wilayahnya, terutama untuk memperkuat layanan berbasis komunitas di daerah terpencil.

“Kami melihat potensi besar dari pendekatan preventif dan kolaboratif yang diterapkan di sini. Harapan kami, metode yang terbukti efektif ini bisa kami bawa pulang dan sesuaikan dengan kebutuhan Kutai Timur,” ujar dr. Bahrani.

Puskesmas Kebun Sikolos dikenal dengan inovasinya dalam mengatasi PTM dan TBC, melalui pendekatan edukatif dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Faizah menjelaskan bahwa kesuksesan tersebut tak lepas dari peran aktif masyarakat dan kader kesehatan yang dilatih untuk mendeteksi dan memantau pasien secara intensif.

“Kunjungan ini adalah bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Kami senang bisa berbagi dan berharap ini memberi dampak nyata di Kutim,” ucap Faizah.

Selama kunjungan, diskusi interaktif berlangsung intens. Tim dari Kutim mempelajari strategi sederhana namun efektif yang diterapkan, mulai dari pemanfaatan teknologi informasi, integrasi layanan, hingga pemberdayaan kader lokal. Mereka juga memaparkan program layanan berbasis RT/RW dan desa yang tengah dikembangkan di Kutai Timur.

Kendati demikian, dr. Bahrani mengakui bahwa tantangan geografis di Kutim masih menjadi hambatan besar dalam pemerataan akses kesehatan. Karena itu, ia menilai model kolaboratif dan adaptif seperti di Kebun Sikolos sangat relevan untuk dikembangkan.

“Solusi berbasis komunitas dan teknologi sederhana sangat cocok bagi wilayah kami yang memiliki keterbatasan akses. Ini menjadi inspirasi penting bagi langkah kami ke depan,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kutim berencana mengadopsi beberapa metode yang telah diuji keberhasilannya di Padang Panjang untuk memperkuat program PTM dan TBC di wilayahnya. Mereka juga akan mengembangkan aplikasi digital sebagai alat pemantauan dan pelaporan layanan kesehatan secara real-time.

Dengan semangat kolaborasi dan transfer pengetahuan, kedua belah pihak berharap kunjungan ini menjadi titik awal kerja sama lintas daerah yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

Sulisman: PT Bagong Sepakati Lima Poin dengan Serikat Pekerja

Swargabara Merdeka Fest 2026 Jadi Etalase UMKM Lokal

Berita Terkini

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

Ajeng NadyaAjeng Nadya22 Agu 2026 Pemprov Kaltim

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

20 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.