Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pemkab Kutim Perkuat Layanan RT Lewat Bantuan Motor

18 Mei 2026

DP2KB Kutim Gencarkan Edukasi Gizi Cegah Stunting

18 Mei 2026

Sirnas C Bupati Open 2026 Tuntas, Kutim Fokus Pembinaan Atlet Lokal

17 Mei 2026
1 2 3 … 923 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Muswil VI PKS Kaltim Mantapkan Langkah Politik untuk Pembangunan

Politik BaehakiBaehaki24 Agu 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – “Momentum Muswil ini kita gunakan untuk memperkuat struktur sekaligus hadir dengan solusi nyata bagi rakyat,” demikian penegasan Ardiansyah Sulaiman, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalimantan Timur, saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VI di Kantor DPW PKS Kaltim, Ahad (24/8/2025). Ia menekankan bahwa forum tersebut bukan hanya kegiatan rutin, tetapi wadah penting untuk merumuskan arah kebijakan politik lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyoroti peran Kaltim sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar nasional, baik dari hasil hutan, migas, hingga batu bara. Menurutnya, kontribusi tersebut harus diimbangi dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan pemerataan kesejahteraan antarwilayah di Kaltim.

“Dulu Kaltim dikenal sebagai penghasil kayu dan damar, kini sawit dan batu bara tetap menjadi penopang ekonomi. Peran Kaltim selalu strategis bagi negara,” ujarnya.

Ia juga menyinggung potensi besar di Kutai Timur, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy dan kawasan industri kimia berbasis batu bara yang diperkirakan mampu mendatangkan investasi Rp40 triliun. Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim semakin memperkuat posisi provinsi ini sebagai pusat pembangunan nasional.

Namun, Ardiansyah mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi tidak kecil. Infrastruktur jalan nasional yang belum merata dan kesenjangan pembangunan antarwilayah masih menjadi pekerjaan rumah penting. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa PKS Kaltim harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah, bukan sekadar partai politik pengusung.

“PKS harus konstruktif dan solutif. Kita perlu bekerja sama dengan eksekutif, legislatif, akademisi, ormas, hingga masyarakat agar percepatan pembangunan benar-benar dirasakan rakyat,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Ardiansyah mengajukan pertanyaan kepada seluruh kader, “Apakah siap berkontribusi dan bekerja sama dengan Pemprov Kaltim?” Seruan “Siap!” yang menggema menjadi simbol komitmen PKS untuk hadir tidak hanya dalam arena politik elektoral, tetapi juga di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selain itu, dinamika hadirnya IKN di Kaltim turut mendapat perhatian. Dengan keragaman etnis yang hidup berdampingan, mulai dari Dayak, Kutai, Banjar, Jawa, hingga Bugis, Ardiansyah menyebut Kaltim sebagai miniatur Indonesia yang harus dikelola secara bijaksana.

“IKN memang tepat di Kaltim. Tapi itu juga berarti arus pembangunan yang lebih besar akan masuk. Kader PKS dari Paser hingga Berau harus siap mengambil peran,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya regulasi yang berpihak pada masyarakat, terutama di tengah derasnya investasi dari 23 perusahaan besar yang telah masuk ke KEK Maloy. PKS didorong untuk aktif dalam advokasi kebijakan agar kepentingan rakyat tetap terjaga.

Menutup pidatonya, Ardiansyah menegaskan bahwa Muswil VI PKS Kaltim harus menghasilkan strategi politik baru yang memperkuat posisi partai dalam dinamika lokal maupun nasional. “Kaltim bukan hanya harus kaya sumber daya alam, tetapi juga maju dalam pembangunan manusianya. Di sinilah PKS harus hadir,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

Berita Terkini

Pemkab Kutim Perkuat Layanan RT Lewat Bantuan Motor

Ajeng NadyaAjeng Nadya18 Mei 2026 Pemkab Kutim

DP2KB Kutim Gencarkan Edukasi Gizi Cegah Stunting

18 Mei 2026

Sirnas C Bupati Open 2026 Tuntas, Kutim Fokus Pembinaan Atlet Lokal

17 Mei 2026

KDMP Desa Singa Gembara Diresmikan, Siap Dorong Ekonomi Lokal

16 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.