Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

8 Okt 2026

Seno Aji Ingin Korban Kebakaran Tenggarong Segera Pulih

8 Okt 2026

Wakil Ketua II DPRD Kutim Soroti Komunikasi Pemkab dan DPRD

8 Okt 2026
1 2 3 … 984 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Jimmi Pimpin Kunjungan ke DPRD Kaltim, Fokus Atasi 512 Siswa SMA Tak Tertampung di Kutim

DPRD Kutim BaehakiBaehaki10 Jul 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD kutim
Rombongan DPRD Kutim saat kunjungan kerja ke DPRD Kaltim, Kamis (10/7/2025)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Krisis kapasitas sekolah kembali mencuat di Kutai Timur, mendorong Ketua DPRD Jimmy memimpin langsung kunjungan resmi ke Gedung E DPRD Kalimantan Timur, Kamis (10/7/2025). Fokus kunjungan itu bukan main-main: menyelamatkan nasib 512 siswa SMA dan SMK yang hingga kini belum mendapatkan tempat belajar.

Dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Kaltim, jajaran Komisi C dan D DPRD Kutim menyuarakan kegentingan ini secara gamblang. Rombongan yang turut hadir meliputi Wakil Ketua DPRD Prayunita Utami, serta sejumlah anggota legislatif seperti Julfansyah, Mulyana, Syaiful Bakhri, Yulianus Palagiran, Uci, Ardiansyah, Bahcok Riandi, Kristian Hasmadi, Sayid Umar, dan Pandi Widiarto. Diskusi berlangsung intens, dengan penekanan pada solusi jangka pendek dan panjang.

“Kami mendesak agar ada ikhtiar cepat: pembangunan sekolah baru, persiapan lahan strategis, dan alokasi anggaran melalui APBD perubahan 2025,” kata Jimmi.

Politisi PKS ini menjelaskan bahwa ratusan siswa ini tidak tertampung baik di sekolah negeri maupun swasta akibat keterbatasan ruang belajar. Sebagai solusi darurat, ruang-ruang kosong seperti fasilitas Dinas Pendidikan dan aula milik Pemkab Kutim akan dioptimalkan. Namun, penanganan jangka panjang tetap menjadi prioritas: membangun sekolah baru di titik-titik strategis.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Kutim telah menyiapkan dua lahan. Pertama di Sangatta Selatan, serta opsi lahan di sekitar SMA 2 Sangatta Utara dan lahan alternatif lainnya. Proses evaluasi lahan tengah dilakukan, termasuk identifikasi potensi penghapusan aset yang tidak produktif.

“Saat ini Pemkab Kutim sudah menyiapkan lahan di Sangatta Selatan, dan ada opsi tambahan di sekitar SMA 2 Sangatta Utara. Tinggal menunggu evaluasi dan kesiapan anggaran,” tambah Jimmi.

Menurut Jimmi dukungan dari provinsi memperlihatkan keselarasan visi dan keseriusan menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata.

“Semoga kita pulang dengan catatan aksi nyata—bukan sekadar wacana,” tutupnya, menegaskan harapan besar dari masyarakat Kutim agar krisis ini segera dituntaskan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, menyatakan bahwa masalah ini sudah terjadi berulang kali dan kini saatnya dituntaskan.

“Karena ini tanggung jawab Pemprov Kaltim, maka seharusnya secepatnya membangun sekolah baru di Sangatta Utara dan Selatan. Kita tidak ingin anak-anak ini putus sekolah hanya karena tidak tertampung,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan tenaga pengajar agar pembangunan sekolah tidak sia-sia. “Tidak bisa kita hanya bangun gedung, tapi tidak siapkan gurunya. Harus seiring,” tegas Agus.

Agus berharap Pemprov segera merespons dengan evaluasi menyeluruh dan perencanaan permanen agar krisis serupa tak terulang. “Kita tidak bisa terus-menerus bereaksi setiap tahun ajaran baru. Harus ada solusi permanen dan terencana,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi, masyarakat Kutai Timur berharap tahun depan tidak ada lagi siswa yang harus menunda masa depan karena tak punya ruang untuk belajar.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Wakil Ketua II DPRD Kutim Soroti Komunikasi Pemkab dan DPRD

Hasil Reses DPRD Kutim, Warga Banyak Usulkan Infrastruktur dan Dukungan Ekonomi Masyarakat

Kutim Targetkan 20 Ribu UMKM Kantongi NIB dan NPWP

Berita Terkini

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

Ajeng NadyaAjeng Nadya8 Okt 2026 Pemkab Kutim

Seno Aji Ingin Korban Kebakaran Tenggarong Segera Pulih

8 Okt 2026

Wakil Ketua II DPRD Kutim Soroti Komunikasi Pemkab dan DPRD

8 Okt 2026

Seno Aji Tekankan Peran TNI Jaga Perbatasan Kaltim

6 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.