Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Usia ke-26 Margo Kencono Jadi Momentum Perkuat Budaya di Kutim

20 Jun 2026

Novan Puji Kemajuan Siswa Sekolah Rakyat Samarinda

20 Jun 2026

Helmi Abdullah Apresiasi Kemajuan Siswa SRT Samarinda

20 Jun 2026
1 2 3 … 937 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

4.000 Bibit Mangrove Ditanam di Kutim untuk Selamatkan Pesisir

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya12 Jun 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Sebuah aksi simbolis sekaligus strategis dalam penyelamatan lingkungan kembali digelar di Kutai Timur (Kutim). Sebanyak 4.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Pantai Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, pada Kamis (12/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan digagas oleh PT Arkara Prathama Energi (APE), bekerja sama dengan platform lingkungan Jejakin dan Pemerintah Kabupaten Kutim.

Penanaman ini tak hanya menyentuh aspek ekologi, tetapi juga sosial dan ekonomi. Ketua panitia kegiatan, Eko Sugiarto, menyatakan bahwa mangrove berperan vital dalam menjaga garis pantai dari ancaman abrasi dan gelombang ekstrem.

“Penanaman mangrove ini bertujuan untuk mencegah abrasi, menahan gelombang laut, dan mengurangi pengikisan pesisir,” ujarnya saat kegiatan berlangsung.

Ia menambahkan bahwa mangrove juga efektif dalam menyerap emisi karbon dan memainkan peran besar dalam mitigasi perubahan iklim global. Penanaman ini tidak bersifat seremonial semata, tetapi sekaligus sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

“Mangrove berperan penting dalam pengurangan emisi karbon,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eko menekankan potensi mangrove sebagai motor penggerak ekonomi lokal melalui pengembangan ekowisata berbasis edukasi. Wilayah pesisir dengan ekosistem terjaga dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang mencintai alam.

“Kita berharap, kawasan ini bisa dikembangkan menjadi pusat edukasi lingkungan sekaligus ekowisata yang mendukung ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ahmad Wasrip, Kepala Teknik Tambang PT APE, menyatakan bahwa kegiatan ini mendukung tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini, yakni “Tanam Lebih Banyak Tanaman dan Hentikan Polusi Plastik”.

“Ini bukan sekadar menanam mangrove, tetapi juga langkah membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menanam dan merawat,” kata Ahmad.

Menurutnya, aksi nyata seperti ini membuka peluang kolaborasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya perlindungan lingkungan berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk berkomitmen menjaga kelestarian mangrove demi masa depan yang lebih hijau,” ujarnya.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, yang hadir mewakili Bupati Kutim, menyampaikan apresiasi kepada PT APE dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanaman bibit mangrove ini.

“Menciptakan kehidupan baru hingga mangrove tumbuh dan sehat ini sangat penting,” ungkap Mahyunadi.

Ia menegaskan pentingnya peran CSR perusahaan yang berdampak luas tidak hanya secara ekologi, tetapi juga dari aspek pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini patut dicontoh. Ini tanggung jawab kita bersama untuk memaksimalkan potensi mangrove dalam menyerap karbon, sesuai dengan anjuran pemerintah,” katanya.

Mahyunadi menekankan keberhasilan program penghijauan ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat lokal dalam perawatan pascatanam.

“Keberlanjutan itu butuh gotong royong. Kita tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah atau perusahaan,” tambahnya.

Ekosistem mangrove memiliki manfaat luar biasa bagi pelestarian lingkungan pesisir. Selain menjadi habitat bagi berbagai spesies laut, mangrove mampu menyerap karbon empat kali lebih banyak dibandingkan hutan daratan. Ini menjadikan kawasan mangrove sebagai garda depan dalam perang melawan perubahan iklim.

“Jika kita serius menjaga mangrove, kita bukan hanya menjaga Kutim, tetapi juga berkontribusi untuk dunia,” kata Eko.

Kegiatan ini juga melibatkan komunitas lokal, pelajar, dan aktivis lingkungan yang turut serta dalam penanaman bibit. Salah satu pelajar yang hadir, Riska, mengungkapkan kegembiraannya bisa langsung ambil bagian dalam aksi nyata lingkungan.

“Senang bisa langsung ikut aksi. Semoga pohon-pohonnya tumbuh besar dan bisa bikin pantai jadi lebih asri,” ucapnya.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Pemerintah Kutim berharap akan muncul lebih banyak inisiatif dari sektor swasta untuk terlibat aktif dalam program keberlanjutan lingkungan di wilayahnya. Langkah PT APE ini menjadi contoh bahwa investasi perusahaan tak melulu soal pembangunan fisik, tapi juga soal investasi sosial dan ekologis jangka panjang.

“Semoga ini menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut ambil bagian dalam upaya menjaga lingkungan,” pungkas Mahyunadi.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Usia ke-26 Margo Kencono Jadi Momentum Perkuat Budaya di Kutim

Hamriani Kassa Apresiasi KPC, Posyandu Kamasean Resmi Beroperasi

Audiensi dengan Bupati Kutim, PLN Optimistis Elektrifikasi Capai 100 Persen pada 2028

Berita Terkini

Usia ke-26 Margo Kencono Jadi Momentum Perkuat Budaya di Kutim

Ajeng NadyaAjeng Nadya20 Jun 2026 Pemkab Kutim

Novan Puji Kemajuan Siswa Sekolah Rakyat Samarinda

20 Jun 2026

Helmi Abdullah Apresiasi Kemajuan Siswa SRT Samarinda

20 Jun 2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kutim Gelar Sunatan Massal Gratis

17 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.