Samarinda – “Nama baik daerah ikut dibawa” menjadi pesan penting yang mengiringi pengukuhan 40 pelajar Kalimantan Timur sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat provinsi. Para pelajar pilihan dari 10 kabupaten dan kota itu resmi dikukuhkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 40 pelajar SMA dan SMK tersebut kemudian mendapat amanah melaksanakan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Senin (17/8/2026). Mereka merupakan pelajar yang telah melalui tahapan seleksi, pembinaan, hingga latihan intensif sebelum dinyatakan siap menjalankan tugas pada momentum nasional tersebut.
Seno Aji menegaskan, keikutsertaan dalam Paskibra tidak sebatas berdiri dalam barisan dan menjalankan rangkaian prosesi pengibaran Sang Merah Putih. Menurut dia, setiap anggota juga membawa identitas keluarga, sekolah, dan daerah asal selama menjalankan tanggung jawab yang telah diberikan.
“Kepercayaan tersebut datang bersama tanggung jawab. Ada atas nama keluarga, sekolah, dan nama Bumi Etam, Kalimantan Timur yang dibawa,” kata Seno Aji di Pendopo Odah Etam, Sabtu (15/8/2026).
Pesan itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan anggota Paskibra tidak hanya diukur dari kesempurnaan gerakan di lapangan. Sikap, kedisiplinan, serta cara mereka menjaga kehormatan selama mengemban tugas juga dinilai sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda Kalimantan Timur.
Sebelum dikukuhkan, puluhan pelajar terpilih tersebut menjalani latihan berulang yang menuntut ketelitian dan konsistensi. Proses tersebut dirancang bukan sekadar untuk menghasilkan barisan yang rapi, tetapi juga menanamkan kemampuan bekerja sama, mematuhi aturan, serta menjalankan tanggung jawab secara kolektif.
“Dari latihan yang berulang, mereka berlatih disiplin. Dari gerakan yang harus seragam, mereka belajar kekompakan. Dari tanggung jawab yang diberikan, mereka belajar kepemimpinan,” ujar Seno.
Menurut Seno, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan Paskibra menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam menghadapi perubahan dan persaingan pada masa mendatang. Nilai kepemimpinan dan kebersamaan juga diharapkan membuat generasi muda tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial maupun pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memandang pembinaan Paskibra sebagai salah satu bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya dipersiapkan menjalankan tugas seremonial, tetapi juga diarahkan menjadi generasi yang memiliki karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan daerah.
“Semangat Kaltim sukses menuju generasi emas harus kita wujudkan, melalui kerja nyata menyiapkan SDM yang berkualitas,” sebut Seno.
Dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI, anggota Paskibra tingkat Provinsi Kalimantan Timur tidak bertugas sendirian. Mereka didampingi Pasukan 45 yang berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Kepolisian Republik Indonesia. Kolaborasi itu menjadi bagian dari rangkaian persiapan agar prosesi pengibaran bendera dapat berlangsung tertib dan khidmat.
Seno juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat sejak tahap awal pembentukan Paskibra Kaltim 2026. Apresiasi disampaikan kepada pelatih, pembina, sekolah, keluarga, dan pihak lainnya yang telah memberikan dukungan hingga para pelajar tersebut mampu mencapai tahap pengukuhan.
Ia turut mengingatkan seluruh anggota agar menjaga kekompakan, perilaku, dan kehormatan selama menjalankan amanah. Pengalaman menjadi anggota Paskibra diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan selama peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi pijakan dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan mereka berikutnya.
“Jalankan amanah dengan penuh kehormatan, jaga kekompakan, jaga sikap, jaga nama baik keluarga, sekolah, dan nama baik daerah. Jadikan pengalaman ini sebagai bagian penting dari perjalanan yang terus memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Timur dan Indonesia,” demikian Seno Aji.
Pengukuhan 40 Paskibra Kaltim 2026 sekaligus menegaskan besarnya tanggung jawab yang dipercayakan kepada generasi muda. Di balik barisan yang seragam dan langkah yang terukur, mereka membawa harapan agar nilai disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, dan kebersamaan terus tumbuh sebagai modal membangun Kalimantan Timur dan Indonesia.
