Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Hamriani Kassa Apresiasi KPC, Posyandu Kamasean Resmi Beroperasi

12 Jun 2026

Dishub Samarinda Targetkan PAD Parkir Rp200 Miliar, Deni Hakim Siap Kawal

12 Jun 2026

DPRD Samarinda Siapkan Solusi Truk Parkir di Kawasan Pergudangan Sungai Kunjang

12 Jun 2026
1 2 3 … 932 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Puji Ungkap Rahasia di Balik Kasus Bullying

Perilaku tersebut memiliki dampak serius pada kesehatan mental korban, bahkan menyebabkan kematian
Daerah Intan WardahIntan Wardah18 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bullying
Ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Akhir-akhir ini, terjadi peningkatan kasus bullying yang semakin meluas. Perilaku tersebut memiliki dampak serius pada kesehatan mental korban, bahkan menyebabkan kematian. Bullying tidak hanya terjadi di kalangan anak-anak dan remaja, tetapi juga melibatkan orang dewasa. Tindakan ini mendapatkan kecaman dan penolakan dari berbagai pihak.

Menyikapi situasi tersebut, Ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti, menyatakan bahwa keberadaan kasus ini menandakan adanya kesalahan atau masalah dalam lingkungan, baik dari rumah, sekolah, maupun lingkungan sosial korban.

Peran Orang Tua dan Sekolah

Penting bagi orang tua dan lingkungan sekolah untuk meningkatkan kepedulian. Sekretaris Komisi IV, Sri Puji Astuti, menyoroti pentingnya memperkuat anak-anak dan menyiapkan mereka dengan baik dari lingkungan rumah untuk bersosialisasi di dunia luar. Hal ini diharapkan dapat membantu anak-anak memiliki ketahanan mental dan emosional yang kuat dalam menghadapi situasi bullying yang mungkin terjadi.

“Sekarang kalo sudah terjadi bullying perlu dilihat dari kepedulian orang tuanya, bagaimana lingkungan sekolahnya, jadi perlu seorang anak dikuatkan, disiapkan dari rumah untuk bersosialisasi di lingkungan luar agar memiliki ketahanan,” ungkapnya.

Antisipasi Bersama Cegah Bullying

Puji menegaskan, sangat penting untuk mencegah penyebaran bullying dari satu anak ke anak lainnya, karena perilaku tersebut menyebar seperti virus. Untuk berhasil mengatasi masalah ini, diperlukan antisipasi dari lingkungan baik di rumah maupun di sekolah, namun hal tersebut hanya dapat tercapai melalui kerja sama yang solid.

“Kita ini juga sudah sosialisasi dengan beberapa pihak ada RT, kelurahan, tokoh masyarakat itu mengsosialisasikan jangan sampai terjadi bullying disekitar,” tuturnya.

Peran Pemerintah dalam Cegah Bullying

Ia menyoroti bahwa bullying tidak hanya terjadi secara fisik dalam kehidupan nyata, tetapi juga seringkali terjadi di dunia maya. Ia berpendapat bahwa tanggung jawab pemerintah penting dalam hal ini, karena belum ada aturan yang jelas mengenai penggunaan gadget secara bijaksana, terutama bagi anak sekolah.

“Berharap pemerintah mengadakan sosialisasi, dengan adanya aturan bagaimana penggunaan gadget di sekolah bahkan di rumah oleh orang tuanya, lingkungan sekitarnya bahkan oleh gurunya di sekolah,” ungkapnya.

Harapannya, kita dapat mencegah terjadinya bullying, karena perilaku tersebut dapat menyakiti perasaan anak dan berdampak pada keluarga dan lingkungan sosial mereka. Selain itu, hal ini juga dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan psikologis anak, yang memerlukan pendampingan ahli dalam proses penyembuhannya yang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Bullying Kabar Samarinda Sri Puji Astuti
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Parkir Sembarangan di Samarinda Terancam Sanksi

Pangdam VI/Mulawarman Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembangunan di Kutai Timur

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Berita Terkini

Hamriani Kassa Apresiasi KPC, Posyandu Kamasean Resmi Beroperasi

Ajeng NadyaAjeng Nadya12 Jun 2026 Pemkab Kutim

Dishub Samarinda Targetkan PAD Parkir Rp200 Miliar, Deni Hakim Siap Kawal

12 Jun 2026

DPRD Samarinda Siapkan Solusi Truk Parkir di Kawasan Pergudangan Sungai Kunjang

12 Jun 2026

Komisi III DPRD Samarinda Ingatkan Pelaku Usaha Taati Aturan

11 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.