Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

10 Okt 2026

HIPPI Kaltim Gandeng Majelis Tinggi Kerabat Kesultanan Kutai, Hidupkan Kembali Persaudaraan Saudagar Tanah Kutai

10 Okt 2026

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

8 Okt 2026
1 2 3 … 985 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Berharap Kemudahan Pengurusan Adminduk dan BPJS, Erni Susanty Penderita Stroke Butuh Kepedulian Pemerintah

Daerah DianpratiwiDianpratiwi22 Sep 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Erni Susanty saat ditemui wartawan di rumahnya Minggu,(22/9/2024)(Foto:Dian/Etara.id).
Erni Susanty saat ditemui wartawan di rumahnya Minggu,(22/9/2024)(Foto:Dian/Etara.id).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sidoarjo – Erni Susanti (56)penderita penyakit stroke yang hidupnya sebatang kara selama 5 tahun terakhir ini usai ditinggal meninggal oleh suaminya. Wanita paruh baya asal Surabaya ini kini tinggal diPerumtas 3 Blok H1 No.9.RT 43 RW 6 Desa Grabagan Kecamatan Tulangan (berdomisili berdasar surat keterangan), yang berproses kepindahan kependudukannya di Sidoarjo,Minggu (22/9/2024).

Perempuan paruh baya ini menderita penyakit stroke tanpa ditemani putranya yang tidak serumah dan tidak memiliki BPJS Kesehatan, dikarenakan sepeninggal suami dan tidak ada yang mengantar untuk berobat medis. Selama ini hanya mengonsumsi rempah-rempah selama dua tahun, dan akhirnya bisa menggerakkan kaki serta melanjutkan jualan kecil – kecilan. Itupun semua titipan tanpa modal yang dikeluarkan.

Saat ditemui awak media di kediamannya,Minggu (22/9/2024) Erni menceritakan,saya sudah dua tahun menderita stroke.Dua tahun saat awal sakit tidak ada yang tahu,tidak bisa bergerak dan sebagainya (seperti mati).Untuk makan saja pagi,sore dan malam dikirim tetangga yang akhirnya tahu sewaktu saya terbaring.

“Dulu pada 7 Oktober 2022 tidak ada yang tahu,begitu tetangga tahu, baru membantu saya untuk makan tiap pagi sore malam waktu sakit,”terang Bu Erni sembari meneteskan air mata mengingat masa itu.Dua tahun kena stroke dan Alhamdulillah atas Kebesaran Allah SWT (Tuhan)bisa gerak,tinggal jalannya agak susah.

“Sepeninggalan suami walau masih belum sembuh total dari stroke dengan jualan seperti ini tanpa saya kulak atau mengeluarkan modal. Ini semua dagangan yang ada disini dititipi sama para pemilik barang,”ungkapnya

Sudah dua tahun menderita stroke sejak ditinggal Bapak (suami) meninggal karena sakit stroke juga di Ujung Pangkah.Karena tidak punya BPJS sehingga tidak berobat dan bertahan hidup dari rempah,jahe dan bawang putih,”urai Erni.

“Tidak ada yang mengantar dan tidak pernah minum obat sama sekali,minta tolong tetangga malu,jadi tidak berobat,”kata Bu Erni.

Pemdes tidak ada yang tahu karena memang belum pindah KTP kependudukan disini.Tapi sudah punya domisili tinggal sudah ada dari lurah (Kepala Desa) yang saat ini.

“Saya berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa membantu permasalahan saya,yakni kemudahan pengurusan adminduk dan BPJS Kesehatan, karena setelah suami meninggal saya tidak bisa keluar jauh karena tidak ada yang mengantar untuk pengurusan surat -surat tersebut,”terang wanita paruh baya tersebut.

Namun surat dari Surabaya sudah ada hanya tinggal masuk ke Sidoarjo tidak ada yang mengantar karena putra dua tidak serumah,sudah tinggal di Surabaya.

Sementara Yeni Pujiastutik sales Chiki (Snack ),sekaligus teman yang sedang menjeguk juga berharap semoga Bu Erni diberi kemudahan dalam segala urusan dan bantuan dari semua pihak.

“Saat ini saya juga sedang proses pengurusan kepindahan kependudukan di Sidoarjo semoga juga diberi kemudahan,karena setahu saya pengurusannya takutnya ribet,”pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Cegah Karhutla, Warga Marah Haloq Bersama KED-SAP Terus Perkuat Kesiapsiagaan

Kemarau Panjang, PT KED Bergerak Salurkan Air Bersih untuk Warga Marah Haloq

Rita Widyasari Kembali ke Panggung, Nostalgia “Bupati Rocker” Menggema di Etam Fest 2026

Berita Terkini

Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

BaehakiBaehaki10 Okt 2026 Politik

HIPPI Kaltim Gandeng Majelis Tinggi Kerabat Kesultanan Kutai, Hidupkan Kembali Persaudaraan Saudagar Tanah Kutai

10 Okt 2026

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

8 Okt 2026

Seno Aji Ingin Korban Kebakaran Tenggarong Segera Pulih

8 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.