Samarinda – “Jantung sehat dimulai dari kebiasaan sederhana.” Semangat itu terasa dalam Lomba Senam Jantung Sehat Seri 3 yang digelar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Kalimantan Timur di Halaman UPTD GOR Kadrie Oening Samarinda, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan para peserta tampil penuh energi, kompak, kreatif, dan antusias mengikuti setiap gerakan senam.
Perlombaan tersebut menjadi bagian dari upaya YJI Kaltim meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin memahami bahwa kebugaran tubuh dapat dijaga melalui olahraga yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua YJI Cabang Kaltim, Hj. Wahyu Seno Aji, menegaskan perlombaan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas dibanding sekadar menentukan pemenang. Menurutnya, kegiatan senam bersama menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar sebuah perlombaan senam. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan momentum untuk mengajak masyarakat menjadikan olahraga dan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ungkap Wahyu.
Ia menjelaskan, kondisi tubuh yang sehat merupakan modal penting untuk menjalankan berbagai aktivitas. Dengan kebugaran yang terjaga, masyarakat dapat bekerja, berkarya, berkontribusi kepada lingkungan, sekaligus menjalankan peran dalam keluarga secara lebih optimal.
“Dengan tubuh yang sehat, kita dapat menjalankan aktivitas, berkarya, mengabdi kepada masyarakat, serta memberikan yang terbaik bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Wahyu juga memberikan apresiasi terhadap antusiasme para peserta yang mengikuti perlombaan. Kehadiran mereka, menurutnya, menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh, bukan semata-mata keinginan untuk memperoleh gelar juara.
“Mari kita jadikan olahraga sebagai kebiasaan. Tidak harus dengan olahraga yang berat, yang penting dilakukan secara rutin, disiplin, dan penuh kegembiraan,” pesannya.
Lomba Senam Jantung Sehat Seri 3 juga menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum kemerdekaan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat hidup sehat melalui aktivitas yang dapat dinikmati bersama.
Wahyu mengajak seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai ruang mempererat silaturahmi. Menurutnya, nilai utama dari kegiatan bukan hanya hasil akhir, melainkan proses, sportivitas, dan semangat yang dibawa pulang untuk terus menjaga pola hidup sehat.
“Jadikan perlombaan ini sebagai ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan. Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah perlombaan. Yang terpenting adalah kita dapat menikmati prosesnya, menjaga sportivitas, dan pulang membawa semangat untuk terus hidup sehat,” katanya.
Ketua Panitia, Darwin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Senam Jantung Sehat merupakan bagian dari upaya bersama membangun kesadaran masyarakat, terutama mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung. Aktivitas senam dipilih karena mudah dilakukan, menyenangkan, dan dapat melibatkan berbagai kelompok masyarakat secara bersama-sama.
“Melalui kegiatan Senam Jantung Sehat ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan olahraga dan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” tutur Darwin.
Menurut Darwin, momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kualitas hidup. Semangat kebersamaan yang muncul dalam kegiatan olahraga diharapkan dapat berlanjut menjadi kebiasaan positif yang diterapkan secara konsisten.
“Karena kita semua memahami bahwa jantung yang sehat merupakan salah satu kunci untuk menjalani kehidupan yang produktif dan berkualitas,” terangnya.
Dalam perlombaan tersebut, delapan grup senam turut berpartisipasi. Masing-masing grup terdiri atas tiga peserta yang menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri dan para undangan. Penampilan peserta tidak hanya dinilai dari ketepatan mengikuti gerakan, tetapi juga kekompakan dan kreativitas saat tampil.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim dr. Ronny Setiawan, unsur perangkat daerah, komunitas jalan sehat, siswa dan siswi SMA/SMK, serta jajaran pengurus YJI Cabang Kaltim. Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin memperkuat pesan bahwa menjaga kesehatan jantung membutuhkan kesadaran bersama.
Melalui Lomba Senam Jantung Sehat Seri 3, YJI Kaltim berharap olahraga tidak berhenti sebagai aktivitas sesaat dalam sebuah perlombaan. Kebiasaan bergerak secara rutin diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga kesehatan jantung, kebugaran tubuh, dan kualitas hidup dapat terpelihara dalam jangka panjang.



