Sangatta – “Bukan sekadar bertanding, tapi juga mempersiapkan sejarah.” Ungkapan ini menggema di GOR Kudungga, Sangatta, Senin (24/11/2025), saat Pekan Olahraga Korpri (Porkopri) II Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi dibuka. Ajang ini tak hanya menjadi pesta olahraga antar ASN, tapi juga langkah awal seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri 2026, yang akan digelar di Kutim.

Pembukaan Porkopri 2025 berlangsung hangat, dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, pengurus Korpri Kalimantan Timur, pimpinan perangkat daerah, serta ratusan ASN dari berbagai instansi. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kolektif ASN Kutim dalam menyambut tanggung jawab sebagai tuan rumah nasional tahun depan.

Ketua Badan Pengelola Olahraga (Bapor) Korpri Kutim, Syahfur, menegaskan pentingnya Porkopri sebagai wadah pembinaan sekaligus seleksi atlet. Ia menyampaikan bahwa Porkopri menjadi sangat strategis karena berperan ganda — mempererat silaturahmi antar ASN dan menyiapkan atlet potensial untuk mewakili Kutim di ajang nasional.

“Kita berharap Kutim mampu mencetak atlet-atlet baru yang berkualitas. Tahun 2026 nanti kita menjadi tuan rumah. Tentu target kita bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi,” ujar Syahfur, yang disambut tepuk tangan semangat peserta.

Dalam suasana penuh keakraban, Syahfur juga menyinggung masuknya ASN baru, termasuk formasi PPPK, sebagai potensi tambahan kekuatan medali. Ia bahkan memastikan bahwa bonus bagi atlet berprestasi sudah disiapkan, yang sontak memicu sorak antusias dari peserta.

Porkopri Kutim 2025 mempertandingkan delapan cabang olahraga: Futsal, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Bola Voli, Senam Bugar, Catur, Tenis Lapangan, dan Sepak Bola. Pertandingan berlangsung dari 24 hingga 28 November 2025 dan melibatkan ratusan atlet ASN dari berbagai perangkat daerah.

Dalam laporannya, Syahfur menambahkan bahwa pembinaan olahraga ASN kini telah diperluas hingga ke tingkat kecamatan. Lima Bapor Korpri unit kecamatan telah terbentuk, yaitu di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Rantau Pulung, dan Telen, dan pembentukan unit lainnya sedang dalam proses.

Syahfur menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan besar terhadap momentum ini sebagai ajang kebangkitan prestasi olahraga ASN Kutim. Ia menyinggung capaian pada Pornas 2016 di Palembang, saat Kutim mengirimkan 11 atlet mewakili Kalimantan Timur, dan berharap capaian 2026 bisa jauh melampaui prestasi tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan visi besar, Porkopri 2025 bukan hanya menjadi kompetisi olahraga biasa, tetapi juga panggung pembuktian bahwa ASN Kutim siap mengharumkan nama daerah lewat prestasi dan solidaritas. (ADV/AN/Diskominfo).

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version