Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2024, Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Ardiansyah, memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai bahwa para guru memegang peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kualitas pendidikan di Kutai Timur.
“Para guru adalah pahlawan yang tidak terlihat, mereka berjuang setiap hari untuk mendidik dan membimbing anak-anak kita agar menjadi generasi yang cerdas dan berbudi pekerti. Di Hari Guru Nasional ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala pengorbanan dan perjuangan yang mereka lakukan,” ujar Ardiansyah usai upacara Hari Guru Nasional 2024 di lapangan Kantor Bupati Kutim, Senin (25/11/2024).
Ardiansyah juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Salah satu langkah signifikan yang dilakukan oleh Pemkab Kutim adalah kebijakan pengangkatan 4.303 tenaga kerja honorer atau Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2024. Kebijakan ini menjadi terobosan penting, karena menandai berakhirnya era tenaga honorer di Kutai Timur dan sejalan dengan kebijakan reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
Menurut Ardiansyah, langkah Pemkab Kutim ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di daerah. Dengan pengangkatan para tenaga honorer menjadi PPPK, diharapkan mereka dapat menikmati hak yang lebih jelas dan terjamin, serta memiliki kepastian dalam karier mereka sebagai pegawai negeri.
“Langkah Pemkab Kutim untuk mengangkat 4.303 TK2D menjadi PPPK adalah sebuah prestasi besar yang patut diapresiasi. Dengan pengangkatan ini, para guru dan tenaga pendidik lainnya akan memperoleh hak-hak yang lebih baik, serta perlindungan yang lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ardiansyah.
Selain itu, Ardiansyah juga berharap agar Pemkab Kutim terus memperhatikan kebutuhan guru di berbagai aspek, seperti fasilitas pendukung, pelatihan, dan peningkatan kompetensi. Ia mengingatkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada upaya guru, tetapi juga dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Menurutnya, pendidikan adalah salah satu sektor yang sangat vital untuk kemajuan daerah dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Pemkab Kutim akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik lainnya. Kami juga akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap anak di Kutim mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” kata Ardiansyah Sulaiman.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan akan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih baik di Kutai Timur, serta memberikan motivasi bagi para guru untuk terus mengabdi dan berinovasi dalam mendidik generasi penerus bangsa. Hari Guru Nasional 2024 menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh pihak betapa besar peran guru dalam mencerdaskan bangsa.




