Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan, menegaskan pentingnya penyediaan fasilitas kendaraan yang memadai di setiap Puskesmas di Kutai Timur. Pernyataan ini disampaikan dr. Novel dalam wawancara dengan media setelah mengikuti sidang paripurna ke-XVIII di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim pada Senin (11/11/2024).

Dengan cakupan wilayah Kutai Timur yang luas dan tantangan geografis yang cukup kompleks, dr. Novel menilai kelengkapan kendaraan di Puskesmas menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan akses layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman dan daerah terpencil.

Kendaraan Puskesmas Harus Memadai

“Setiap Puskesmas setidaknya harus memiliki tiga jenis kendaraan: mobil ambulance, mobil jenazah, dan kendaraan operasional,” tegas dr. Novel. Menurutnya, fasilitas kendaraan yang memadai akan sangat membantu petugas kesehatan dalam memberikan layanan secara cepat dan efisien.

Dr. Novel juga menjelaskan bahwa perbedaan fungsi kendaraan di Puskesmas harus jelas. Ambulance, misalnya, dikhususkan untuk merujuk pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit. Sementara itu, mobil jenazah hanya digunakan untuk mengantar jenazah yang sudah tidak tertolong ke rumah duka.

“Jangan sampai mobil jenazah digunakan untuk mengantar orang sakit. Ambulance harus dikhususkan untuk merujuk pasien, sedangkan mobil jenazah hanya digunakan untuk membawa pasien yang sudah meninggal ke rumahnya,” lanjutnya. Hal ini, menurutnya, penting untuk menghindari penyalahgunaan kendaraan yang dapat mengganggu efisiensi layanan kesehatan di Puskesmas.

Layanan Mobil Jenazah Gratis

Selain itu, dr. Novel juga mengusulkan agar layanan mobil jenazah di Puskesmas bisa diberikan secara gratis tanpa biaya tambahan. Menurutnya, biaya tambahan untuk layanan ini dapat memberatkan keluarga yang sedang berduka. “Sebaiknya gratis, jangan ada biaya tambahan di Puskesmas. Kasihan masyarakat yang membutuhkan layanan ini,” ujarnya.

Usulan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit, sekaligus meningkatkan kualitas layanan sosial yang diberikan oleh Puskesmas di seluruh Kutai Timur.

Kendaraan Operasional untuk Pegawai Puskesmas

Selain ambulance dan mobil jenazah, dr. Novel menekankan pentingnya kendaraan operasional yang dapat mendukung kegiatan pegawai Puskesmas. Banyak pegawai Puskesmas yang harus sering bepergian ke Dinas Kesehatan untuk mengambil obat, menghadiri rapat, atau menjalankan tugas di desa-desa yang jaraknya cukup jauh.

Menurutnya, kendaraan operasional yang memadai, seperti mobil 4×4, sangat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan medan yang terkadang sulit dijangkau. “Mobil 4×4 ideal karena tidak semua jalan di Kutim ini bagus. Ini penting untuk memastikan stok obat selalu terjamin dan mempermudah layanan imunisasi ke desa-desa,” jelas dr. Novel.

Dengan adanya kendaraan operasional yang cukup, petugas kesehatan akan lebih mudah menjalankan tugas mereka, terutama dalam melakukan pelayanan preventif seperti imunisasi, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian obat di daerah-daerah yang sulit dijangkau kendaraan biasa.

Bidan dan Perawat di Desa Dilengkapi Sepeda Motor

Selain itu, dr. Novel juga mengusulkan agar bidan dan perawat yang bertugas di desa-desa dilengkapi dengan sepeda motor. Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses mereka dalam melayani masyarakat yang tersebar di wilayah pedalaman dan wilayah yang jauh dari pusat kota. “Bidan dan perawat yang bertugas di desa harus dilengkapi sepeda motor agar mereka bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dengan lebih cepat,” ungkapnya.

Usulan ini mencerminkan keprihatinan dr. Novel terhadap kondisi geografis Kutai Timur yang sangat luas dan berbukit-bukit, sehingga mobilitas tenaga kesehatan di wilayah terpencil sangat terbatas. Dengan fasilitas sepeda motor, bidan dan perawat akan lebih mudah melakukan kunjungan rumah atau memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat.

Peningkatan Layanan Kesehatan di Kutai Timur

Melalui pemenuhan fasilitas kendaraan di setiap Puskesmas, dr. Novel berharap Kutai Timur dapat memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau hingga ke pelosok daerah. Ia percaya bahwa dengan adanya kendaraan operasional yang memadai, masyarakat yang tinggal di daerah terpencil akan mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan lebih baik.

“Dengan fasilitas kendaraan yang memadai, layanan kesehatan di Kutai Timur akan lebih merata. Kami ingin memastikan masyarakat di desa-desa, bahkan yang berada di daerah terpencil, bisa mendapatkan akses kesehatan yang layak,” kata dr. Novel.

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version