KUTIM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan menata kembali porsi pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan serta jembatan.
Kepala Dinas PUPR Kutim Tabrani Aji mengatakan, penyesuaian tersebut dilakukan agar pembangunan infrastruktur lebih menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi.
“Porsi antara pembangunan dan pemeliharaan akan kita atur kembali supaya lebih optimal,” kata Tabrani saat diwawancarai di Kantor Bupati Kutim, Kamis (1/10/2026).
Ia menyebut pemeliharaan menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian karena kondisi infrastruktur yang sudah tersedia juga harus dipastikan tetap berfungsi.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi menjadi pertimbangan utama dalam menentukan prioritas kegiatan.
“Pemeliharaan mungkin akan lebih kita prioritaskan dan kita utamakan untuk memenuhi kebutuhan dan kelancaran transportasi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, untuk pembangunan jembatan pada tahun ini terdapat sejumlah proyek yang tersebar di beberapa wilayah.
Tabrani menyebut pembangunan jembatan di antaranya berada di wilayah Telen, Bengalon dan satu wilayah lainnya. Ketiga pembangunan tersebut masuk dalam kegiatan multiyears.
PUPR juga masih melakukan pemetaan terhadap kebutuhan pembangunan maupun pemeliharaan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.





