Sangatta – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Kutai Timur resmi ditutup pada Sabtu, 23 November 2024, dalam sebuah acara penuh semangat dan kemeriahan di Town Hall, Swarga Bara, Sangatta. Penjabat (Pj) Bupati Kutai Timur, Agus Hari Kusuma, memimpin acara penutupan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Forkopimda, camat, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pidato penutupannya, Agus Hari Kusuma mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Pesta Rakyat Seni Budaya yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur atas suksesnya kegiatan ini. Terima kasih kepada seluruh panitia, pelaku seni, UMKM, dan masyarakat Kutai Timur yang telah berpartisipasi aktif dalam meramaikan acara ini. Semua ini tidak akan terwujud tanpa kerja sama dan gotong royong,” ujar Agus.

Dukungan Penuh untuk Pelaku Seni dan UMKM Lokal

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku seni dan UMKM lokal, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan berbagai fasilitas secara gratis selama berlangsungnya pesta rakyat ini. Mulai dari penyediaan booth untuk UMKM hingga permainan anak-anak, semua disediakan tanpa biaya.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggratiskan seluruh fasilitas, termasuk permainan dan sewa booth. Ini adalah wujud komitmen kami untuk mendukung para pelaku seni dan UMKM di daerah kita,” tambah Agus.

Booth-booth UMKM yang menjajakan aneka produk lokal, dari makanan tradisional hingga kerajinan tangan, berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung. Tidak hanya sebagai ajang promosi produk lokal, acara ini juga menjadi tempat interaksi budaya yang mempererat solidaritas masyarakat Kutai Timur.

Pesan untuk Pemilu Damai

Dalam momen yang penuh kehangatan ini, Agus juga menyampaikan pesan khusus menjelang pemilihan bupati dan wakil bupati Kutai Timur. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan menggunakan hak pilih dengan bijak.

“Pemilihan bupati dan wakil bupati adalah momen penting bagi kita semua. Saya berharap masyarakat Kutai Timur menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, datang ke TPS, dan memilih pemimpin yang terbaik. Mari kita ciptakan suasana pemilu yang damai, aman, dan kondusif,” imbaunya.

Agus menekankan bahwa keberhasilan pemilu yang damai adalah tanggung jawab bersama. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga persatuan dan keamanan daerah.

Akhir Masa Jabatan Pj Bupati

Acara penutupan ini juga menjadi momen perpisahan bagi Agus Hari Kusuma, yang masa jabatannya sebagai Penjabat Bupati Kutai Timur akan segera berakhir. Dalam sambutannya, Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Timur atas dukungan yang telah diberikan selama masa tugasnya.

“Besok, saya akan kembali ke Samarinda. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan kita selama ini. Kutai Timur akan selalu memiliki tempat istimewa di hati saya,” ungkap Agus dengan haru.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama demi kemajuan daerah. “Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas dan terus bekerja keras untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Kemeriahan Acara Penutupan

Penutupan pesta rakyat ini berlangsung dengan meriah. Berbagai penampilan seni budaya tradisional dan modern memukau para hadirin. Tarian daerah, musik khas Kutai Timur, serta hiburan dari artis lokal menjadi sorotan utama malam itu.

Acara ini juga memberikan penghargaan kepada pelaku seni dan UMKM terbaik yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi mereka dalam melestarikan budaya dan memajukan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga bukti bahwa budaya dan seni adalah identitas kita. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa memperkuat rasa bangga terhadap Kutai Timur,” kata Kabid Kebudayaan Disdikbud Kutim Padliansyah.

Makna HUT ke-25 Kutai Timur

Perayaan HUT ke-25 Kutai Timur memiliki makna mendalam bagi masyarakat. Selain menjadi refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah, acara ini juga menjadi pengingat bahwa persatuan dan kerja keras adalah kunci keberhasilan.

“Momen ini adalah pengingat bahwa Kutai Timur telah melalui berbagai tantangan selama 25 tahun terakhir. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa menghadapi apa pun yang ada di depan kita,” ujar Mulyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur.

Harapan untuk Masa Depan

Menutup perayaan ini, masyarakat Kutai Timur berharap pesta rakyat seni budaya dapat terus menjadi tradisi tahunan yang mempererat kebersamaan. Selain itu, mereka juga berharap agar pemimpin yang akan datang dapat melanjutkan program-program yang mendukung seni, budaya, dan UMKM lokal.

“Pesta rakyat seperti ini adalah momentum yang sangat penting untuk mengenalkan budaya kita kepada generasi muda. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujar seorang pengunjung.

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version