Samarinda – Persoalan banjir yang terus berulang di SMP Negeri 24 Samarinda kembali menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Kondisi geografis sekolah yang berada di bawah permukaan jalan dinilai menjadi salah satu penyebab utama genangan yang terjadi selama bertahun-tahun.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan secara teknis lokasi sekolah sebenarnya sudah layak dipindahkan. Namun, hingga kini belum ada lokasi pengganti yang dapat digunakan.
“Kalau bicara secara kelayakan memang wajibnya dipindah. Tapi kondisi saat ini mau melakukan pemindahan itu ke mana, itu belum ada,” katanya beberapa waktu lalu.
Menurut Novan, selain kondisi topografi, pertumbuhan penduduk dan sistem drainase di kawasan Bukit Pinang juga menjadi faktor yang memicu banjir di lingkungan sekolah tersebut.
Ia menyebut Pemerintah Kota Samarinda saat ini masih fokus menyelesaikan kewajiban pembayaran utang daerah. Setelah itu, pembangunan infrastruktur pendidikan dapat kembali menjadi prioritas pada tahun 2027.
Novan menilai berbagai opsi masih terbuka, termasuk peninggian lahan maupun pembangunan fasilitas baru agar proses belajar mengajar tidak lagi terganggu banjir. (ADV).



