Sangatta – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, melakukan kunjungan kerja ke Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kamis (9/1/2024). Kunjungan ini dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan masyarakat guna mendengarkan aspirasi mereka, khususnya terkait sektor pertanian, irigasi, dan infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam pertemuan yang berlangsung di balai desa, masyarakat Desa Sangkima menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini menghambat aktivitas sehari-hari. Salah satu masalah utama yang dikeluhkan adalah kurangnya fasilitas irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian. Sistem pengairan yang tidak memadai membuat lahan pertanian sering kali gagal mencapai hasil maksimal.

Selain masalah irigasi, kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah juga menjadi perhatian serius. Warga Desa Sangkima, terutama para petani, merasa kesulitan untuk membawa hasil panen ke pasar. Jalan yang berlubang dan becek saat hujan menjadi penghambat utama aksesibilitas.

“Setiap kali musim panen, kami kesulitan membawa hasil tani ke pasar karena jalan yang rusak. Hal ini sering kali membuat biaya transportasi kami membengkak,” keluh seorang petani lainnya, Murni.

Jimmi: Infrastruktur Adalah Prioritas

Menanggapi keluhan warga, Jimmi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan alokasi anggaran yang lebih besar bagi Desa Sangkima, khususnya di sektor pertanian dan infrastruktur. Ia menekankan bahwa infrastruktur yang memadai merupakan faktor penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama petani yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.

“Saya berjanji akan membawa aspirasi masyarakat Desa Sangkima ini ke dalam rapat dewan. Perbaikan irigasi dan infrastruktur jalan akan menjadi prioritas, mengingat sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi desa ini,” tegas Jimmi.

Jimmi juga menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bermanfaat bagi petani tetapi juga meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lainnya.

“Dengan jalan yang baik, masyarakat bisa lebih mudah menjangkau pusat-pusat pelayanan. Ini juga akan membuka peluang bagi investasi masuk ke desa,” ujarnya.

Peningkatan Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Selain fokus pada permasalahan pertanian dan infrastruktur, Jimmi mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting agar program pembangunan berjalan dengan efektif dan efisien.

“Dukungan masyarakat sangat penting. Dengan adanya sinergi, kita dapat mempercepat upaya pembangunan yang lebih adil dan merata di Kutai Timur, khususnya di desa-desa yang masih membutuhkan perhatian khusus,” kata Jimmi.

Jimmi juga meminta pemerintah desa untuk aktif mengusulkan program-program pembangunan melalui musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes). Menurutnya, mekanisme Musrenbangdes merupakan pintu awal bagi desa untuk mendapatkan prioritas dalam anggaran daerah.

“Pemerintah daerah hanya bisa bekerja maksimal jika desa-desa juga aktif menyuarakan kebutuhannya. Kami di DPRD siap mendukung setiap usulan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Komitmen Pembangunan Desa yang Lebih Merata

Dengan adanya kunjungan ini, Desa Sangkima mendapatkan perhatian lebih dari DPRD Kutim. Jimmi berkomitmen untuk memastikan pembangunan di desa ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Kehadiran Ketua DPRD di Desa Sangkima diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, khususnya melalui pembangunan infrastruktur yang memadai dan dukungan penuh terhadap sektor pertanian.

Sebagai penutup, Jimmi menyampaikan bahwa DPRD Kutim akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah Kutai Timur, termasuk desa-desa yang berada di daerah terpencil. Masyarakat pun berharap komitmen ini dapat membawa perubahan positif yang nyata bagi kehidupan mereka.

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version