Sangatta – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Riduan baru-baru ini melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihannya (Dapil 3), yang meliputi Kecamatan Muara Ancalaing, Muara Bengkal, Busang, Batu Ampar, dan Long Mesangat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait berbagai permasalahan yang dihadapi di wilayah tersebut, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian, perikanan, dan kesehatan.
Salah satu masalah utama yang diungkapkan oleh masyarakat dalam reses kali ini adalah tantangan yang dihadapi petani dalam memperoleh pupuk dengan harga yang wajar dan terbatasnya fasilitas pemasaran hasil pertanian. Sebagian besar masyarakat di daerah tersebut menggantungkan hidup mereka pada hasil pertanian dan perkebunan, sehingga kendala-kendala ini sangat mempengaruhi perekonomian mereka.
Menurut Riduan, penyediaan pupuk dengan harga yang terjangkau dan fasilitas pemasaran yang memadai adalah dua hal yang perlu segera diperhatikan oleh pemerintah. “Ketersediaan pupuk dengan harga yang wajar dan akses pemasaran yang baik adalah dua hal penting yang perlu diperhatikan. Jika ini dapat dipenuhi, maka hasil pertanian akan meningkat dan perekonomian lokal akan berkembang,” ujarnya.
Selain sektor pertanian, sektor perikanan juga menjadi perhatian utama dalam reses kali ini. Masyarakat pesisir mengharapkan dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan hasil perikanan mereka. Hal ini dapat berupa bantuan sarana dan prasarana perikanan, seperti alat tangkap ikan yang lebih efisien, serta pelatihan bagi para nelayan agar mereka dapat meningkatkan kualitas hasil tangkapan mereka.
Tak hanya itu, sektor kesehatan juga menjadi topik yang disampaikan oleh masyarakat. Warga di daerah yang jauh dari pusat kota mengeluhkan terbatasnya fasilitas kesehatan yang ada. Mereka berharap ada peningkatan fasilitas medis di wilayah mereka agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus pergi jauh ke kota. “Fasilitas kesehatan di daerah kami masih terbatas. Kami berharap agar pemerintah daerah dapat memperhatikan hal ini, sehingga warga bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik,” ungkap salah seorang warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Riduan berkomitmen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ia berjanji untuk terus mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap sektor-sektor yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang infrastruktur, pertanian, perikanan, dan kesehatan. “Reses ini sangat penting bagi saya untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat. Saya akan terus memperjuangkan aspirasi mereka dan mendorong agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap sektor-sektor yang mendukung perekonomian lokal,” tegasnya.
Riduan juga menjelaskan bahwa hasil dari kegiatan reses ini akan disampaikan dalam rapat DPRD sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. “Aspirasi yang berhasil dihimpun akan kami perjuangkan melalui lembaga DPRD. Kami berkomitmen untuk memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan reses merupakan mekanisme yang digunakan oleh anggota DPRD untuk bertemu langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi mengenai kondisi dan kebutuhan di daerah pemilihan masing-masing. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan harapan mereka kepada wakil rakyat yang mereka pilih.
“Melalui kegiatan reses ini, saya berharap dapat lebih memahami kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan saya dan berusaha memberikan solusi terbaik untuk kemajuan daerah tersebut,” kata Riduan menutup perbincangan.




