Bengalon – Anggota DPRD Kutai Timur, Masdari Kidang, menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada SDN 015 Gunung Kudung, yang berlokasi di Desa Tepian Langsat, RT 13, Kecamatan Bengalon. Bantuan ini diterima langsung oleh panitia pendirian sekolah, Muhammad Muzaini, pada Jumat (7/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Muzaini menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dana tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung persiapan lahan dan pembangunan fasilitas sekolah di wilayah mereka.
“Alhamdulillah, kami bersyukur sekali atas bantuan dari Bapak. Ini sangat membantu kami dalam mempersiapkan tapak sekolah. Semoga proses hingga berdirinya sekolah di kampung kami bisa lebih mudah dan lancar,” ujar Muzaini.
Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat setempat telah membentuk panitia kecil guna mengurus segala keperluan administrasi dan pengajuan pendirian sekolah. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) yang memungkinkan sekolah baru berdiri, meskipun sementara masih berstatus filial dari SDN 015.
“Saya dari masyarakat, Pak. Kami bersama warga membentuk panitia-panitia kecil agar bisa mengusulkan pendirian sekolah. Alhamdulillah, setelah mengikuti prosesnya, akhirnya SK bisa keluar, meskipun untuk sementara masih menjadi filial dari SDN 015,” jelas Muzaini.
“Kami pun masih berharap dukungan/bantuan dari perusahaan sekitar Gunung Kudung untuk proses pembuatan tapak sekolah,” Imbuhnya.
Sementara itu, Masdari Kidang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pendidikan di Kutai Timur, terutama bagi daerah yang masih membutuhkan akses sekolah yang lebih layak.
“Saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat di Tepian Langsat yang berinisiatif mendirikan sekolah demi masa depan anak-anak mereka. Bantuan ini adalah bentuk dukungan saya agar proses pembangunan bisa berjalan lebih lancar. Saya berharap pemerintah daerah juga bisa turut memperhatikan kebutuhan pendidikan di wilayah ini,” ungkap Masdari Kidang.
Ia berharap ke depannya sekolah tersebut dapat berkembang menjadi sekolah mandiri yang mampu mencetak generasi penerus berkualitas.
Pendidikan di daerah pelosok masih menjadi tantangan besar di Kutai Timur, terutama dalam hal infrastruktur dan fasilitas yang memadai. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, sangat dibutuhkan agar akses pendidikan yang layak dapat dirasakan oleh semua anak di daerah tersebut.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pembangunan sekolah di Desa Tepian Langsat dapat segera terealisasi, sehingga anak-anak di daerah tersebut dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke sekolah terdekat.




